Wahid Foundation Dorong Ruang Perjumpaan Diperluas untuk Toleransi

pranusa.id September 15, 2022

Ilustrasi: Toleransi

PRANUSA.ID– Wahid Foundation mendorong perluasan konsep ruang perjumpaan bagi masyarakat di Indonesia yang majemuk sebagai upaya merawat toleransi hidup beragama.

“Ruang perjumpaan di mana kita tidak lagi merasa identitas berbeda ditanyakan berulang-ulang,” kata Direktur Eksekutif Wahid Foundation Mujtaba Hamdi saat menjadi pembicara dalam Konferensi Internasional: Mengukuhkan Martabat Manusia Dalam Masyarakat Plural pada Rabu, 14 September 2022.

Ia mencontohkan saat berada di pasar, beraktivitas dagang tidak perlu menanyakan agama dan identitas satu sama lain. Aktivitas yang dilakukan berlangsung secara netral.

Wahid Foundation menginisiasi konsep ruang perjumpaan melalui Program Kawasan Desa Damai yang memfasilitasi interaksi masyarakat dari berbagai latar belakang agama maupun sosial ekonomi.

Program Desa Damai hingga saat ini sudah meluas di 30 desa di Indonesia. Sebanyak 18 desa di antaranya telah berdeklarasi hingga 2021.

Sebanyak tiga pilar utama yang menjadi bagian dari program Desa Damai di antaranya penguatan ekonomi masyarakat berupa pembekalan pelatihan, mengajarkan masyarakat untuk mengatur keuangan.

Selain itu, komitmen untuk menghormati perbedaan keyakinan di masyarakat, misalnya pencegahan konflik melalui peran pemerintah desa, dan  pemberdayaan peran perempuan, dalam membangun kemandirian keluarga dan lingkungan sekitar.

Mujtaba mengatakan toleransi beragama juga memerlukan intervensi pemimpin formal dan informal dalam bertindak mengatasi setiap kejadian yang merusak tatanan kehidupan beragama.

“Ini perlu komitmen pemimpin informal dan formal. Kalau ada peristiwa yang mengorbankan toleransi beragama, maka pemimpin wajib bertindak memulihkan suasana majemuk di masyarakat,” katanya.

 

Laporan: Jessica C. Ivanny

Editor: Bagas R

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Hari Pertama MPLS, SMAN 1 Rasau Jaya Beri Edukasi Digital untuk Siswa Baru
RASAU JAYA, PRANUSA.ID — Hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan…
Puan Maharani Ungkap DPR Diserang Hoaks: Kutipan Palsu hingga Narasi Penolakan RUU Perampasan Aset
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ketua DPR RI, Puan Maharani, secara terbuka…
Selebrasi Juara atau Panggung Politik? Kehadiran Trump di Final Piala Dunia Tuai Perdebatan
AMERIKA SERIKAT, PRANUSA.ID — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menjadi…
Tuai Kecaman, Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka kepada Insan Pers
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea akhirnya menyampaikan…
Eks Jampidsus Febrie Belum Ditahan, Pakar: Ciptakan Kesan Tebang Pilih
JAKARTA, PRANUSA.ID — Keputusan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang belum melakukan…