
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Ria Norsan mengalokasikan anggaran sebesar dua puluh empat miliar rupiah pada tahun ini untuk meningkatkan mobilitas masyarakat pedalaman melalui perbaikan dua ruas jalan yang rusak berat di wilayah Kabupaten Sintang.
“Iya kita memiliki rencana penanganan efektif untuk ruas jalan Nanga Mau-Tebidah itu sepanjang 1,14 kilometer dan kita fokuskan pada kerusakan berat,” terang Iskandar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Barat Iskandar Zulkarnaen menjelaskan bahwa proyek fisik untuk ruas jalan Nanga Mau-Tebidah maupun segmen Tebidah-Bunyau yang masing-masing menelan pagu dua belas miliar rupiah tersebut kini telah memasuki tahap persiapan tender.
“Fokus pembangunan pada kerusakan paling parah jalan dilaksanakan untuk meringankan beban masyarakat dalam hal mobilitas dengan pola fungsional tersebar sehingga diharapkan perbaikan ini segera memberikan kemudahan pada masyarakat dengan cara bertahap,” katanya.
Pola penanganan fungsional tersebar tersebut sengaja dirancang sebagai wujud komitmen pemerataan infrastruktur dari pemerintah daerah demi menjaga kelancaran konektivitas antar desa dan kecamatan meskipun pengerjaannya dieksekusi secara bertahap.
“Dengan masuknya kedua paket ini ke tahap persiapan tender fisik, progres pembangunan dipastikan akan segera bergerak ke tahap pelaksanaan pekerjaan di lapangan pada tahun anggaran 2026,” pungkasnya.
Laporan: Severinus | Editor: Arya