Cegah Corona, Dinkes Kalbar Minta Jemaah Sajadah Fajar Memeriksakan Kesehatan

pranusa.id April 7, 2020

(Gambar: tribun)

 

PRANUSA.ID — Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson mengimbau seluruh jemaah Sajadah Fajar segera melakukan pemeriksaan kesehatan dengan cara mendatangi Kantor Dinas Kesehatan masing-masing kabupaten dan kota.

“Saya mengimbau kepada seluruh jemaah Sajadah Fajar segera mendatangi Dinas Kesehatan Kalbar atau kabupaten dan kota untuk melapor,” ujar Harisson, Selasa (7/4/2020).

Harisson juga berpesan kepada jemaah untuk tidak takut melapor. Pasalnya, hingga saat ini, data jemaah Sajadah Fajar yang digelar minggu (1/3/2020) lalu di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat enggan diberikan oleh ketua panitia. Akibatnya, tracing sulit dilakukan.

Menurutnya, ini menjadi masalah tersendiri. “Kalau memang mereka ada yang tertular, maka mereka akan menularkan kepada orang lain,” kata Harisson.

Untuk itu, ia berharap semua jemaah Sajadah Fajar segera melapor. Hal ini dikarenakan kesehatan mereka akan segera diperiksa dengan melakukan rapid test.

“Jika hasil rapid test-nya reaktif atau positif, akan langsung dikarantina mandiri. Jangan takut melapor,” jelas Harisson.

Sebelumnya, dua jemaah Sajadah Fajar meninggal dunia. Satu diantaranya, perempuan berusia 69 tahun, meninggal dunia akibat Covid-19, Sabtu (21/3/2020). Sementara itu, satu jemaah lain, jenazahnya ditemukan di rumahnya, Minggu (6/4/2020). Perempuan berusia 68 tahun tersebut diduga meninggal dunia sejak dua hari lalu.

 

 

 

 

Penulis: Jessica Cornelia

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Anomali Narasi “Stok BBM 20 Hari” Bahlil di Balik Panjangnya Antrean SPBU Pontianak
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan…
Waketum Golkar: Kritik terhadap Pemerintah Harus Kedepankan Etika dan Kejujuran
JAKARTA, PRANUSA.ID – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus…
Jelang Malam Takbiran, Mabes Polri Imbau Masyarakat Tak Gunakan Petasan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Mabes Polri mengeluarkan…
Berlaku 28 Maret 2026, Menag Dukung Penuh Pembatasan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa…
Sebut Kasus Air Keras Andrie Yunus adalah Terorisme, Prabowo: Harus Kita Kejar dan Usut!
JAKARTA, PRANUSA.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan bahwa…
WhatsApp Image 2026-03-18 at 10.15.51
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40