Dukung Akad Massal KUR, Kemenkum Kalbar Siap Bantu Legalitas dan HAKI UMKM

pranusa.id October 22, 2025

ILUSTRASI: UMKM (SindoNews).

PONTIANAK – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tidak hanya dari sisi pembiayaan tetapi juga penguatan aspek legalitas.

Komitmen ini ditunjukkan melalui partisipasi aktif Kemenkum Kalbar dalam kegiatan “Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) Serentak Nasional” yang dipusatkan di Gedung Garuda, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (21/10/2025).

Kepala Kanwil Kemenkum Kalbar, Jonny Pesta Simamora, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa legalitas adalah fondasi utama bagi UMKM untuk bisa tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing.

“Kemenkum Kalimantan Barat berkomitmen mendukung pemberdayaan UMKM tidak hanya dari sisi akses pembiayaan, tetapi juga dalam aspek legalitas usaha, perlindungan kekayaan intelektual, serta edukasi hukum. Legalitas yang kuat menjadi fondasi utama bagi pelaku usaha untuk tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing,” ujar Jonny.

Ia menambahkan, sinergi antara sektor hukum dan ekonomi harus terus diperkuat untuk menciptakan iklim usaha yang sehat di Kalbar.

Acara akad massal ini merupakan bagian dari program nasional yang disaksikan langsung secara hybrid oleh Presiden RI dari Surabaya. Di Pontianak, acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar Harisson, Kepala OJK Kalbar, Kepala Perwakilan BI Kalbar, serta pimpinan perbankan penyalur KUR.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalbar, Junaidi, memaparkan data penyaluran KUR yang signifikan.

“Hingga Oktober 2025, penyaluran KUR di Kalimantan Barat telah mencapai Rp3,21 triliun kepada 42.864 debitur UMKM di seluruh kabupaten/kota,” ungkap Junaidi.

Sementara itu, Sekda Harisson yang mewakili Gubernur Kalbar, menegaskan pentingnya sinergi lintas lembaga untuk memastikan pemerataan akses pembiayaan dan pendampingan bagi pelaku UMKM agar dapat terus berkembang di tengah tantangan ekonomi global.

Laporan: Hendri | Editor: Michael

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…
Survei IPO: Dua Tahun Kinerja Presiden Prabowo Diraih Kepuasan Publik 66 Persen
JAKARTA, PRANUSA.ID — Lembaga Indonesia Political Opinion (IPO) mencatat tingkat…
Warga Loworongga Ende Belum Nikmati Listrik PLN, Siap Gotong Royong Pikul 18 Tiang
ENDE, PRANUSA.ID — Masyarakat Dusun Loworongga, Desa Nila, Kecamatan Ndona,…