Kembali Buka, Warkop Kota Pontianak Ramai Pengunjung

pranusa.id June 9, 2020

Suasana warkop di Jalan Gajah Mada, Pontianak, Kalbar tampak ramai di saat pandemi Covid-19. (Tribun Pontianak)

 

PRANUSA.ID — Warung Kopi (WK) WINNY di Jalan Gajah Mada, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) mulai dibuka kembali. Bahkan, WK tersebut terlihat sudah ramai didatangi para pengunjung, Senin (8/6/2020) malam hari.

“Karena banyak yang rindu ngopi ya ramai, dan ini baru pertama kali kita buka sejak pandemi covid-19 ini,” kata Pemilik WK WINNY Heri sebagaimana dikutip dari laman Tribun Pontianak.

Pembukaan warung kopi tersebut sesuai dengan instruksi Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam menyongsong tatanan kehidupan baru new normal atau normal baru di Pontianak.

Instruksi tersebut berkaitan dengan perombakan kebijakan dan sistem operasional dengan mengutamakan penerapan protokol kesehatan di warung kopi tersebut.

“Nanti di tiap warkop kita pasang cctv yang dapat di-monitoring langsung dari Ruang Pontive Center supaya kita bisa mengontrol kedisiplinan pengelola warkop. Selama ini, kita selalu mengimbau dan mengingatkan kalau mereka bisa tetap berwirausaha dengan mematuhi protokol kesehatan,” kata Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono usai mengikuti rapat video konferensi di Pontive Center, Selasa (2/6/2020).

Aturan jam operasional tersebut membuat waktu warung kopi buka menjadi terbatas. Heri (36) mengungkapkan warkop miliknya buka dari pukul 09:00 WIB hingga pukul 21:00 WIB.

Padahal, WK WINNY biasanya buka pukul 06:00 WIB hingga diatas pukul 24:00 WIB. Menurut Heri, aturan tersebut menyebabkan pemangkasan waktu yang cukup banyak.

”Biasanya buka jam 6 pagi, tapi sekarang buka jam 9 dan sampai jam 9 jak, kalau biasanya tutup sampai di atas jam 12 malam,” ujar dia.

Heri mengaku sudah menerapkan protokol kesehatan bagi para karyawan dan pengunjung warkop sebagaimana yang diatur Pemkot Pontianak.

“Kita siapkan cuci tangan, bagi setiap pengunjung sebelum masuk harus cuci tangan, terus karyawan juga pakai masker,” tutur dia.

Namun, Heri mengaku kesulitan mengontrol ramainya para pengunjung yang datang ke WK WINNY. “Jadi, sulit terkontrol lah, karena ramai. Tapi yang biasanya itu satu meja ramai, sekarang enggak ramai. Jaraknya agak dijauhkan hingga pengunjung bolak-balik,” ungkap Heri.

Penulis: Jessica Cornelia Ivanny

f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Atasi Dampak Psikologis Pasca-Gempa Flores, Polda NTT Siagakan Tim Trauma Healing untuk Anak
ENDE, PRANUSA.ID — Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur bergerak…
Pemutaran Film Dokumenter “Di Balik Ilusi Tembakau” Soroti Paradoks Industri Tembakau
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Pemutaran film dokumenter bertajuk “Di Balik Ilusi…
Gubernur Ria Norsan Ajak Warga Kalbar Jaga Persatuan dan Sinergi
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengikuti jalannya…
BMKG Perkirakan Gempa Susulan Sesar Naik Flores Masih Terjadi hingga Tiga Pekan ke Depan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan…
Gempa Dasyat Guncang NTT, Ketua DPR Puan Maharani Desak Pemerintah Gerak Cepat Tangani Korban dan Wisatawan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah…