Sekda Yosepha: Banjir Sintang Tahun Ini Paling Besar Sejak Tahun 1963

pranusa.id November 24, 2021

FOTO: Yosepha Hasnah, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang.

PRANUSA.ID– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah, mengungkapkan bahwa banjir tahun ini yang melanda Sintang, Kalimantan Barat, merupakan yang terbesar dan terlama sejak tahun 1963 atau 58 tahun silam.

“Tahun 1963 pernah terjadi banjir seperti ini. Dan baru terjadi lagi tahun ini. Sekitar 3 minggu Jalan Utama Lintas Melawi terendam,” ungkap Yosepha saat melakukan audiensi dengan Gubernur Kalbar Sutarmidji di Pendopo Bupati Sintang.

Dalam kesempatan itu, Yosepha memamparkan bahwa kondisi saat ini, banjir masih merendam 5 kecamatan saja yakni Sintang, Tempunak, Sepauk, Binjai Hulu dan Ketungau Hilir. Angka tersebut menunjukkan adanya penurunan sebab sebelumnya banjir sempat merendam 12 kecamatan.

“Kondisi menuju Keraton Sintang juga masih setengah paha orang dewasa. Tapi dari hari ke hari, banjir terus surut,” kata Yosepha.

Yosepha pun menyebutkan bahwa pemerintah daerah saat ini tengag menyusun berbagai rencana untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pasca banjir.

“Mohon pendampingan dari BPBD Provinsi Kalbar. Penanganan tentunya sesuai kewenangan yang ada. Ada kewenangan daerah, provinsi dan pusat,” katanya.

Meskipun sudah surut dan jumlah pengungsi terus menurun, Yosepha mengatakan pemerintah setempat akan tetap mendistribusikan logistik. Terlebih di bantaran sungai karena masih banyak rumah dan jalan yang terendam banjir.

“Kondisi banjir tertinggi yang melanda Kabupaten Sintang adalah pada tanggal 15-17 November 2021,” ungkapnya.

“Terima kasih dukungan Bapak Gubernur Kalbar. Tim Satgas kami sangat solid. Kami sudah berusaha bekerja maksimal namun tentu masih ada masyarakat yang belum terlayani dengan baik,” katanya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Dirut BPJS Kesehatan: Layanan Medis Sebenarnya Mahal, Persepsi Gratis Keliru
JAKARTA – Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, meluruskan…
Generasi Z Dinilai Alami Perubahan Cara Belajar akibat Teknologi
JAKARTA – Pernyataan ahli saraf asal Amerika Serikat, Dr. Jared…
Yosefat Lima Optimistis Tani Merdeka Indonesia Ende Mampu Menjawab Kebutuhan Petani
LABUAN BAJO – Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Partai Gerindra,…
Lantik DPD se-NTT di Labuan Bajo, Don Muzakir: Tani Merdeka Harus Jadi Mata dan Telinga Presiden
LABUAN BAJO – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia…
Gubernur Ria Norsan Canangkan Torasera Abdussalam Jadi Pusat Grosir Koperasi Desa se-Kalbar
KUBU RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) berencana…
WhatsApp Image 2026-02-09 at 10.45.26