Tak Perlu ‘Panic Buying’, Pemkot dan Polresta Pontianak Jamin Stok BBM Aman Selama Ramadan

pranusa.id March 12, 2026

FOTO: SPBU Pertamina

PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bersama aparat kepolisian dan PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Pontianak tetap dalam kondisi aman, meski terjadi tren peningkatan konsumsi masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Sebagai langkah antisipasi, aparat penegak hukum juga menegaskan tidak akan segan menindak tegas pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dengan menimbun BBM.

Kepastian tersebut didapat setelah Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, bersama Kapolresta Pontianak, Komandan Kodim (Dandim), serta manajemen Pertamina Kalimantan Barat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada Rabu (11/3/2026) siang. Tinjauan lapangan tersebut difokuskan di SPBU Parit H. Husein (Paris) II dan SPBU Imam Bonjol.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyampaikan bahwa secara umum operasional SPBU di wilayahnya berjalan sangat lancar dan stok bahan bakar tercukupi.

Ia mengakui antrean kendaraan memang sempat mengular di beberapa titik. Namun, hal itu lebih disebabkan oleh meningkatnya mobilitas warga menjelang Hari Raya Idulfitri, serta adanya kabar burung mengenai kelangkaan bahan bakar.

“Kami memastikan bahwa stok BBM tersedia,” ujarnya.

Ia secara khusus mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing isu liar yang memicu fenomena panic buying atau pembelian berlebih akibat kepanikan.

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, menambahkan peringatan keras bahwa jajarannya akan menindak tegas segala bentuk praktik penimbunan BBM di tengah melonjaknya kebutuhan masyarakat saat ini.

“Kami mengimbau kepada seluruh pihak agar tidak melakukan penimbunan BBM, baik Pertalite maupun solar. Apabila ditemukan di lapangan, tentu akan kami lakukan penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Selain menyasar oknum masyarakat, pengawasan ketat juga diberlakukan terhadap para pengelola SPBU. Jika ditemukan adanya SPBU yang “bermain” atau melanggar SOP distribusi, pihak Pertamina selaku pembina akan langsung menjatuhkan sanksi administratif hingga pencabutan izin.

“Saya mengimbau masyarakat tetap tenang dan melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran di lapangan,” pesannya.

Sementara itu, Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalimantan Barat, Widhi Tri Ardhi Hidayat, membeberkan sejumlah langkah taktis untuk mengamankan stok BBM di Pontianak.

Langkah tersebut meliputi penyuntikan tambahan suplai sekitar 100 ribu liter per hari selama lima hari terakhir, dari yang normalnya berada di angka 500 ribu liter per hari.

Selain penambahan kuota harian, Pertamina juga mengoperasikan sejumlah SPBU strategis selama 24 jam penuh untuk memecah penumpukan antrean.

Terkait pengiriman, Widhi memastikan jadwal suplai dari Depot Tanjung Uban di Kepulauan Riau akan tiba secara rutin setiap dua hingga tiga hari sekali.

“Kami memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan BBM,” terangnya.

Meski pasokan dinyatakan aman, realitas di lapangan memaksa sejumlah warga untuk tetap meluangkan waktu ekstra demi mendapatkan bahan bakar.

Silvi, salah satu warga yang tengah mengantre di SPBU Paris II, mengaku harus bolak-balik agar bisa mengisi tangki motornya.

“Sebelumnya, saya tadi sempat mengantre, tetapi karena terlalu lama dan harus menjemput anak-anak pulang sekolah, saya keluar dari antrean. Sekarang anak-anak sudah dijemput dari sekolah dan saya lanjut mengantre karena bensin motor saya sudah hampir habis,” keluhnya.

Ia berharap distribusi ke depannya bisa lebih merata sehingga antrean tidak lagi mengular panjang dan mengganggu mobilitas harian warga.

“Saya juga harus mengantar dan menjemput anak sekolah. Jarak rumah lumayan jauh, jadi kalau tidak ada bensin tentu sulit untuk beraktivitas,” tutupnya.

Laporan: Severinus | Editor: Michael

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Akui Keliru Analisis Data, Rismon Minta Maaf ke Jokowi Soal Tudingan Ijazah Palsu
JAKARTA – Pakar forensik digital, Rismon Hasiholan Sianipar, secara resmi…
Audiensi dengan PMKRI, Kapolres Ende Tegaskan Komitmen Melawan Korupsi
ENDE – Kepolisian Resor (Polres) Ende menegaskan komitmen dan keseriusannya dalam…
Tolak Penggusuran UMKM Ndao, Dua Organisasi Mahasiswa dan Pedagang Ancam Tutup Total Akses Jalan
ENDE – Aliansi yang tergabung dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Bapanas Proyeksikan Ketersediaan Beras Nasional Capai 47,1 Juta Ton pada 2026
JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memproyeksikan total ketersediaan beras…
KPK Ungkap Bupati Rejang Lebong Terima Suap Proyek Rp980 Juta Selama Ramadhan
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya dugaan penerimaan…
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40