Senator Kalteng Dukung Percepatan Pengajuan Prodi Profesi Ners Poltekkes Palangka Raya

pranusa.id December 12, 2020

Teras Narang (Senator DPD RI, Kiri) dan Dhini (Direktur Poltekkes Palangka Raya) dalam Workshop

Berkembangnya dinamika kesehatan global di tengah revolusi industri 4.0 membutuhkan kesiapan tenaga keperawatan dalam menghadapinya. Terlebih dengan hadirnya tuntutan pendidikan profesi Ners untuk kebutuhan pendukung karier di masa depan.

Poltekkes Kemenkes Palangka Raya yang sejak 2018 lalu, berupaya untuk menjawab tantangan dengan mengajukan Program Studi (Prodi) Profesi Ners. Kebutuhan akan Prodi ini didasari oleh kebutuhan serta regulasi yang mengatur masa depan dan karier dari lulusan Poltekkes. Lebih dari itu, kebutuhan akan lulusan untuk dapat menempuh pendidikan Profesi Ners di Palangka Raya tanpa harus menghabiskan banyak biaya ke luar kota.

Senator DPD RI, Teras Narang, yang hadir dalam Workshop Pengembangan Program Studi Poltekkes Palangka Raya, turut menyampaikan dukungan atas perjuangan pembukaan Prodi Profesi Ners.

“Saya sebagai Senator DPD RI Provinsi Kalteng, memberikan dukungan bagi rencana pembukaan Prodi Profesi Ners di Poltekkes Palangka Raya. Sebab ini berkaitan dengan kepentingan pengembangan SDM serta pengembangan kesehatan masyarakat Kalteng” ujar Teras Narang, Sabtu (12/12/2020).

Teras menambahkan bahwa pengembangan kesehatan juga berlaku untuk Kalimantan pada umumnya yang akan memiliki agenda pembangunan di masa depan. Termasuk agenda pemindahan Ibu Kota Negara yang membutuhkan tenaga keperawatan yang unggul. Selain itu secara nasional juga ada banyak tantangan terkait dengan bonus demografi yang akan mencapai puncaknya pada 2035 mendatang. Sementara terkait tantangan global juga ada revolusi industri 4.0 yang menuntut banyak perubahan masyarakat dalam bekerja.

Adanya Prodi Profesi Ners di Poltekkes Palangka Raya diharapkan mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

“Saya harap kolaborasi dengan semua pihak dapat mempercepat hadirnya prodi profesi Ners di Poltekkes Kemenkes Palangka Raya ini” ujar Gubernur Kalteng periode 2005-2015 ini.

Teras juga mendorong agar Poltekkes Kemenkes Palangka Raya dapat mengembangkan karakter Huma Betang sebagai karakter tenaga kesehatan yang akan dihasilkan dari lembaga pendidikan ini. Karakter ini adalah karakter Humanis, Maju, Berani Jujur dan Tanggungjawab. Terlebih karakter humanis yang disebut menjadi ciri mendasar dari tenaga keperawatan yang tidak akan tergantikan oleh teknologi robotik di era revolusi industri 4.0.

“Selain itu, kita perlu mendorong juga agar mahasiswa tidak hanya berharap untuk menjadi ASN setelah lulus. Mereka mesti diyakinkan untuk berani bekerja di sektor swasta bahkan siap melayani secara global” ujarnya.

Sementara itu Dhini selaku Direktur Poltekkes Kemenkes Palangka Raya menyebut Prodi Profesi Ners mendesak dibutuhkan karena tuntutan dunia kerja dan tanggung jawab moril lembaga pendidikan untuk mendukung lulusan dapat berkarya. Hal ini untuk juga optimalisasi Poltekkes Palangka Raya yang sejauh ini disebut baru memiliki 7 Program Studi dengan jumlah tenaga pendidik dan sarana prasarana yang sangat memadai.

“Harusnya (bisa) minimal 15 prodi. Tapi yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kalteng. Juga Kalimantan dan Indonesia” ujarnya.

Pihaknya pun mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Senator DPD RI Provinsi Kalteng tersebut atas perjuangan mereka dalam mengupayakan pendirian prodi profesi Ners.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Audiensi dengan Rektorat UAJY, PMKRI Yogyakarta Komitmen Benahi Krisis Kepemimpinan Mahasiswa Katolik
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Yogyakarta…
Lantik Pengurus Kecamatan se-SBD, Waketum TMI Harap Organisasi Jadi Rumah Besar Petani
SUMBA BARAT DAYA, PRANUSA.ID – Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan…
Tolak Tuntutan Mahasiswa, Kepala Bakom Qodari Tegaskan Program MBG Tetap Dilanjutkan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari menegaskan…
Kasus Korupsi BGN Terbongkar, ICW: Ganti Pimpinan Tak Cukup Tanpa Reformasi Sistem
JAKARTA, PRANUSA.ID – Indonesia Corruption Watch menyatakan bahwa pergantian pimpinan…
Heboh Korupsi Proyek Motor Listrik BGN, Dudung: Kita Konsentrasi Dulu ke MBG
JAKARTA, PRANUSA.ID – Kepala Kantor Staf Presiden Dudung Abdurachman menyoroti…