Dongkrak Konsumsi Rumah Tangga, Menkeu Targetkan THR ASN Tahun 2026 Cair di Awal Bulan Puasa

pranusa.id February 14, 2026

FOTO: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa telah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp 55 triliun untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri pada tahun 2026.

Meski anggaran sudah dipastikan siap, Purbaya menyebut jadwal pasti penyaluran THR tersebut masih akan dibahas lebih lanjut, dengan target realisasi seawal mungkin saat bulan suci Ramadan.

“Udah pasti nanti. Tapi saya tidak tahu tanggal pastinya yang jelas. Di awal-awal puasa kita harapkan sudah bisa kita salurkan,” kata Purbaya usai menghadiri forum Indonesia Economic Outlook (IEO) di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Pencairan THR ini merupakan bagian dari strategi percepatan belanja negara pada kuartal pertama tahun 2026 yang total proyeksinya dipatok mencapai Rp 809 triliun.

Selain untuk THR, pemerintah juga menggelontorkan berbagai program stimulus ekonomi besar-besaran di awal tahun.

Program tersebut mencakup dana Rp 62 triliun untuk percepatan Makan Bergizi Gratis (MBG), Rp 6 triliun untuk rehabilitasi bencana di Sumatera, serta tambahan paket stimulus ekonomi sebesar Rp 13 triliun.

“Jadi kita keluarkan semua belanjanya mungkin di bulan pertama untuk memastikan bahwa momentum pertumbuhan ekonomi masih akan berkelanjutan,” ujar Purbaya.

Sementara itu, dari sisi penerimaan, pemerintah berjanji akan mengoptimalkan pengumpulan kas negara melalui reformasi dan penataan ulang di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Kebijakan fiskal yang ekspansif dengan target pendapatan negara sekitar Rp 3.153,6 triliun ini diambil secara sadar guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang sudah mulai terbentuk.

Purbaya menegaskan bahwa seluruh instrumen fiskal akan diarahkan secara maksimal untuk mendorong target pertumbuhan ekonomi dalam APBN dari 5,4 persen agar bisa menembus level 6 persen.

“Kalau ini bisa kita capai, artinya kita keluar dari jebakan 5 persen,” pungkasnya.

Laporan: Severinus | Editor: Arya

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…