Edisi Oktober, Kemenparekraf Bidik Perputaran Ekonomi Hingga Rp50 Miliar

pranusa.id October 25, 2025

ILUSTRASI: Keuangan.

JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan perputaran ekonomi dari sektor ekonomi kreatif (ekraf) dapat mencapai sedikitnya Rp50 miliar sepanjang Oktober 2025. Angka optimistis ini dihimpun dari ratusan kegiatan ekraf yang diselenggarakan di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

“Diharapkan di bulan Oktober ini perputaran ekonomi karena ekonomi kreatif minimal Rp50 miliar. Kalau mau doanya teman-teman ya, supaya target itu bisa tercapai,” kata Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (25/10/2025).

Irene menjelaskan, kegiatan ekraf yang dimaksud tidak terbatas pada konser saja, melainkan mencakup berbagai kolaborasi lintas subsektor yang mampu menumbuhkan pergerakan ekonomi masyarakat. Menurut Irene, target perputaran ekonomi tersebut akan dikumpulkan dari lebih dari 100 kegiatan yang tersebar.

“Ekonomi kreatif itu bukan hanya acara nyanyi ini-itu, tapi dari kita bernyanyi bersama, berkonser bersama, berbicara bersama, itu semua menggerakkan roda ekonomi di belakangnya. Secara total ada sekitar 50 plus 20 kegiatan dari seluruh daerah, berbagai bentuknya juga berbeda-beda,“ ucap Irene.

Irene menambahkan, dari 17 subsektor ekonomi kreatif yang tercatat, kontribusi terbesar masih didominasi oleh tiga subsektor utama. Tiga subsektor utama yang menjadi tulang punggung kontribusi ekraf tersebut adalah kuliner, kriya, dan fesyen.

Dukungan Melalui Pekan Belanja Gekraf

Sementara itu, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenparekraf Muhammad Neil El Himam mengatakan, program Pekan Belanja Ekonomi Kreatif (Gekraf) menjadi salah satu bentuk dukungan nyata pemerintah. Program ini dilakukan untuk memastikan pelaku ekraf dapat menjangkau konsumen lebih luas melalui platform digital.

“Oleh karena itu, kita menyelenggarakan Pekan Belanja Gekraf yang bertujuan untuk mendorong transaksi. Khususnya agar para pelaku Gekraf bisa mendapatkan customer atau konsumen lebih banyak lagi,” ujar Neil.

Sebagai upaya apresiasi, Kemenparekraf juga menyiapkan program undian berhadiah bagi konsumen yang berpartisipasi dalam Pekan Belanja Gekraf. Neil menyebutkan, hadiah utama yang disiapkan mencakup mobil, motor gede (moge), motor reguler, hingga ribuan merchandise menarik.

“Undiannya nanti Insya Allah akan kita lakukan pada 15 November. Ada hadiah mobil, moge, motor, dan juga seribuan merchandise,” ucap Neil.

Laporan: Severinus | Editor: Kristoforus

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…