Minta Rakyat Rekam Aparat Pembeking Koruptor, Prabowo: Jangan Dilawan, Langsung Lapor ke Saya!

pranusa.id May 21, 2026

FOTO: Prabowo Subianto

JAKARTA, PRANUSA.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan peringatan keras terkait maraknya keterlibatan oknum aparat yang menjadi pelindung bagi para pejabat maupun pengusaha korup di Tanah Air.

Teguran tajam mengenai praktik kotor tersebut disuarakan secara langsung oleh kepala negara dalam agenda Rapat Paripurna DPR RI yang diselenggarakan di kawasan Senayan, Jakarta, pada hari Rabu (20/5).

Dalam pemaparannya di hadapan para wakil rakyat, ia secara blak-blakan menyentil bahwa para pembeking tersebut umumnya sangat identik dengan penggunaan seragam dinas berwarna hijau ataupun cokelat yang merujuk pada instansi militer dan kepolisian.

“Tapi biasanya mereka-mereka itu ada backing-nya, backing-nya biasanya seragamnya itu kalau enggak hijau ya coklat, betul,” kata Prabowo yang seketika langsung dijawab dengan nada persetujuan oleh seluruh peserta rapat.

Mengingat posisinya sebagai seorang senior sekaligus alumni, ia menjamin tidak akan pernah ragu untuk memberikan sanksi berat kepada setiap oknum berseragam yang nekat mencoreng nama baik institusi Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“TNI dan Polri adalah tentara dan polisi milik rakyat, harus berjuang untuk rakyat,” tegasnya.

Guna memberangus mafia tersebut, pemimpin eksekutif ini secara terbuka meminta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk berani merekam dan melaporkan setiap bentuk perilaku menyimpang dari oknum penegak hukum di lapangan.

“Kalau ada kelakuan aparat yang enggak beres, saya minta rakyat video, langsung video, jangan engkau melawan, jangan dilawan, video saja, lapor langsung ke saya,” ujar Prabowo.

Pada sesi pidato sebelumnya, ia juga sempat mengutarakan keprihatinannya atas kelakuan para pejabat maupun pengusaha nakal yang masih saja mencoba menyembunyikan hasil kejahatan di tengah pesatnya perkembangan sistem pengawasan pemerintah.

Ia memastikan bahwa pihak pemerintah saat ini telah memegang kendali atas instrumen radar berteknologi pertahanan tingkat tinggi yang mampu mendeteksi keberadaan objek hingga jauh ke bawah permukaan tanah.

“Saya akan menggunakan teknologi yang paling canggih, teknologi pertahanan bisa mencari gudang senjata di bawah tanah, radar sekarang bisa mencari ranjau, kita akan pakai untuk mencari bungker-bungker di sekitar kau,” jelasnya.

Tak hanya mengandalkan pantauan radar penembus bumi, jajaran pemerintah pusat juga siap memaksimalkan pemakaian tangkapan citra satelit antariksa guna mengawasi berbagai sektor industri rawan manipulasi seperti area perkebunan.

“Enggak usah kita cek fisik, kita bisa foto, tiap pohon kita bisa foto, pohon per pohon kita bisa foto, jadi kau mau nipu bagaimanapun, kita akan ketemu penipuan kau saudara-saudara sekalian,” tandas Prabowo.

Laporan: Hendri | Editor: Michael

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Atasi Bencana Karhutla Nasional, TNI Kerahkan 14.167 Prajurit Bantu Pemadaman di Lapangan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiagakan dan mengerahkan…
Kapolri Listyo Sigit Amankan Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla di Kalimantan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal…
Dampak Karhutla di Kalbar: Lima Penerbangan dari Pontianak Delay, Satu Pesawat Dialihkan ke Batam
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Sebaran kabut asap akibat kebakaran hutan dan…
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…