Gubernur Khofifah Ingatkan Pengusaha Bayar THR Pekerja Maksimal H-7 Lebaran

pranusa.id March 1, 2026

Khofifah Indar Parawansa. (ldiijatim.com)

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh perusahaan di wilayahnya terkait kewajiban pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan.

Para pengusaha diminta untuk segera menuntaskan hak pekerja tersebut paling lambat tujuh hari sebelum perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Langkah ini diambil oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk komitmen dalam mengawal pemenuhan hak-hak kaum buruh menjelang hari besar keagamaan.

“Ini kan sudah masuk Ramadan, sebentar lagi datang Hari Raya Idulfitri. Saya sampaikan kepada para pengusaha di Jawa Timur agar sebelum 7 hari menjelang lebaran, THR para pekerja sudah harus dibayarkan,” ujar Khofifah pada Sabtu (28/2).

Khofifah mengingatkan bahwa pemberian THR bukanlah sekadar anjuran, melainkan kewajiban normatif yang diatur secara sah oleh undang-undang.

Menurutnya, pemenuhan hak ini sangat krusial sebagai wujud perlindungan sekaligus instrumen untuk mendongkrak kesejahteraan tenaga kerja.

“THR ini adalah bentuk kewajiban pengusaha untuk memenuhi salah satu aspek kesejahteraan dan perlindungan terhadap tenaga kerjanya, yang diharapkan pula dapat mendongkrak kinerja dan produktivitas pekerja/buruh dalam pekerjaannya,” terangnya.

Lebih jauh, ia menyoroti tren peningkatan kebutuhan finansial rumah tangga yang biasa terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri.

Pencairan THR yang tepat waktu dinilai akan sangat membantu para pekerja dalam memenuhi segala keperluan selama Ramadan dan Lebaran.

Guna mengawal proses ini, Pemprov Jawa Timur telah mendirikan posko khusus untuk menerima keluhan dari para pekerja yang mengalami kendala terkait pencairan THR.

“Posko THR Keagamaan Jawa Timur Tahun 2026 melayani aduan masyarakat khususnya para buruh dan pekerja mulai tanggal 26 Februari sampai dengan 17 Maret 2026 pada hari kerja,” kata Khofifah.

Selain membuka posko aduan secara luring, pemerintah daerah juga menyediakan kanal pelaporan alternatif berbasis daring melalui tautan https://bit.ly/PoskoTHR.

Nantinya, seluruh laporan yang masuk ke sistem daring akan diproses dan pelapor akan diarahkan untuk melengkapi berkas administrasi sesuai dengan standar operasional yang berlaku.

“Ada kebahagiaan yang harus dibagi oleh pengusaha kepada pekerjanya, dan saya optimis bahwa THR ini juga akan memberikan dampak pada daya beli masyarakat menjelang Jari Raya Idulfitri 1447 Hijriah,” pungkasnya.

Laporan: Severinus | Editor: Arya

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…