Kampus UMKM Shopee Ekspor Bandung Siap Dukung Pelaku Usaha Go Global

pranusa.id August 5, 2021

Foto: Peresmian Kampus UMKM Shopee Ekspor di Bandung bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Kamis (5/8/2021).

PRANUSA.ID– Shopee Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi meluncurkan Kampus UMKM Shopee Ekspor di Bandung, Jawa Barat, Kamis (5/8/2021).

Acara peluncuran kampus tersebut ditayangkan di akun YouTube milik Shopee Indonesia dengan dihadiri dan diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Kampus UMKM sendiri merupakan bentuk kontribusi Shopee dalam memberikan pelayanan komprehensif dan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang diperuntukkan khusus bagi UMKM di Bandung agar mendapat pendampingan bisnis langsung dari tim Shopee.

Direktur Eksekutif Shopee Indonesia, Christin Djuarto mengungkapkan tujuan besar dari program ini adalah untuk mendorong UMKM agar nanti tidak hanya sekedar go digital, melainkan juga bisa memasarkan barangnya hingga ke luar negeri atau go global.

“Kita punya Kampus UMKM Ekspor ini tujuannya apa? Untuk menjadi markas utama teman-teman yang di desa itu. Kita jadikan ini markas utama di Bandung, kita akan bantu lebih dalam lagi ke ekspor. Dengan fasilitas ini diharapkan dapat membantu UMKM agar bisa go digital dan go global,” katanya saat berbicara di peresmian Kampus UMKM Ekspor Bandung.

Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan bahwa Kampus UMKM Shopee Ekspor memiliki beberapa fasilitas penunjang, di antaranya pusat edukasi seputar cara membuka usaha toko online, pelatihan mengenai ekspor, simulasi sistem gudang, studio foto dan live streaming, dan ruangan training.

Christin pun menyebutkan Shopee mempunyai target hingga tahun depan, yakni bisa lahir 100 ribu eksportir baru dari UMKM yang ada di Jawa Barat.

Ia juga menuturkan, Shopee akan menggandeng 2.000 siswa di 200 SMK yang tersebar di Jawa Barat melalui program vokasi. Demi mengoptimalisasikan rencana itu, pihaknya juga akan mempersiapkan kurikulum yang isinya memaparkan seputar bisnis digital.

“Akan ada kurikulum menjelaskan bisnis digital itu seperti apa, kita menuju 200 SMK, 400 guru-guru yang ada nanti bisa menyebarkan ke 2.000 siswa yang ada di pelosok SMK yang ada di Jawa Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyambut baik peluncuran Kampus UMKM Ekspor Shopee ini. Mantan Wali Kota Bandung tersebut berharap fasilitas dari kampus itu dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM di kota hingga desa di Jawa Barat.

“Kami apresiasi pusat digital desa, sudut kecil di mana orang-orang desa bisa terkoneksi dengan bisnis digital berkat hibah 5.000 komputer dan laptop yang luar biasa, sehingga ada transformasi orang jualan di desa bisa kirim ke seluruh Nusantara, bahkan global,” jelasnya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…