Kemkominfo Dukung Transformasi Digital Sektor Keuangan

pranusa.id October 13, 2022

ILUSTRASI: tranformasi digital di sektor keuangan.

PRANUSA.ID — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mendukung transformasi digital dalam bidang keuangan, salah satunya dengan mendorong pemanfaatan teknologi pengelolaan finansial.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal Kemkominfo Mira Tayyiba saat membuka Rapat Koordinasi Keuangan Tahun Anggaran 2022, dalam siaran pers, seperti dikutip Antara, Kamis (13/10).

“Kita jadikan momentum ini untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi digital yang optimal,” kata Mira.

Transformasi digital adalah salah satu instrumen dalam pemulihan dan pertumbuhan pascapandemi COVID-19.

“Aktivitas pemerintahan dan masyarakat lambat-laun bangkit dengan memaksimalkan penggunaan teknologi digital,” ujar Mira.

Pada aspek pengelolaan keuangan negara, tuntutan transformasi digital didorong oleh Kementerian Keuangan sebagai Bendahara Umum Negara melalui kewajiban penerapan sistem SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi) yang terintegrasi mulai dari penganggaran hingga pelaporan.

“Tujuannya bermuara pada peningkatan transparansi dan akuntabilitas keuangan dalam menghadapi tantangan pengelolaan keuangan negara,” jelasnya.

Mira menginstruksikan program dan kegiatan yang dilakukan oleh Kemkominfo bisa menjadi daya ungkit terhadap pertumbuhan ekonomi.

Kemkominfo memiliki anggaran sebesar Rp26,27 triliun untuk tahun 2022. Anggaran itu, kata Mira, harus dikelola secara transparan dan akuntabel.

“Mengelola anggaran secara optimal harus menjadi komitmen kita semua,” tuturnya.

Mira juga meminta setiap satuan kerja di lingkungan Kemkominfo untuk mengidentifikasi kontrak yang akan jatuh tempo supaya tidak melewati batas waktu pencairan anggaran, mempercepat penyelesaian pekerjaan, meningkatkan ketelitian dalam penerbitan dokumen dan mengajukan pembayaran tagihan kepada negara yang sudah memenuhi syarat untuk dibayarkan.

“Dan yang paling utama adalah memperhatikan kualitas belanja dan capaian output dalam pelaksanaan anggaran pada akhir tahun anggaran,” jelasnya.

Rapat Koordinasi “Implementasi dan Implikasi Transformasi Digital dalam Rangka Menciptakan Ekosistem Pengelolaan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel” dihadiri pimpinan tinggi madya dan pratama Kemkominfo. (*)

Reporter: Antara
Editor: Jessica C.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…