Menko Pangan Zulkifli Hasan Targetkan 40 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Oktober 2026

pranusa.id July 5, 2026

FOTO: Koperasi Desa Merah Putih

MAKASSAR, PRANUSA.ID – Pemerintah menargetkan sebanyak 40.000 Koperasi Desa Merah Putih rampung dibangun dan mulai beroperasi penuh pada Oktober 2026.

Program ini diproyeksikan menjadi penggerak utama ekonomi desa di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Provinsi Sulawesi Selatan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebutkan bahwa progres pembangunan koperasi saat ini sudah mendekati tahap akhir.

“Saat ini fokus kita menyelesaikan, saya sudah rapat dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait, tahun ini targetnya 40 ribu, bahkan sudah mendekati 36 ribu lebih,” tegas Zulkifli di Makassar, Sabtu (4/7/2026).

Seluruh unit koperasi ditargetkan tuntas pada September 2026 agar dapat langsung memberikan layanan bagi masyarakat desa.

Pemerintah nantinya akan memusatkan seluruh distribusi bantuan sosial serta dukungan sektor pertanian melalui wadah koperasi ini.

“Nanti bantuan sosial, alsintan, sampai kebutuhan lain akan disalurkan lewat koperasi, bahkan pembayaran listrik, telepon, hingga distribusi pupuk subsidi dan gas juga bisa dilakukan di koperasi,” kata Zulkifli.

Selain sebagai pusat distribusi, koperasi ini juga akan berperan sebagai pembeli hasil produksi petani maupun nelayan secara langsung.

Skema tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga komoditas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan produsen di desa.

Menanggapi rencana tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman menyatakan kesiapan daerah untuk mendukung operasional koperasi.

Pihaknya saat ini masih menunggu instruksi teknis dari pemerintah pusat terkait kriteria dan detail operasional koperasi di lapangan.

“Kami masih menunggu petunjuk dari kementerian terkait, termasuk soal penetapan jumlah dan kriteria koperasi, semua akan disesuaikan dengan kebijakan pusat,” ujar Jufri.

Data pemerintah daerah menunjukkan sebanyak 3.059 pengurus koperasi telah terbentuk di 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan sebagai langkah persiapan.

Laporan: Severinus | Editor: Arya

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…