
BEKASI, PRANUSA.ID – Jenama perawatan tubuh lokal The Bath Box kembali menghadirkan inovasi terbaru melalui peluncuran produk 365 Flower Hand Cream dan Minis Hand Cream.
Peluncuran dua lini produk anyar tersebut dibarengi dengan peresmian gerai utama atau flagship store terbaru di pusat perbelanjaan Summarecon Mall Bekasi 1 pada hari Sabtu (27/6/2026).
Langkah strategis ini sengaja diambil oleh pihak perusahaan untuk menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih personal dan dekat dengan para konsumen.
Kehadiran dua produk krim tangan tersebut dinilai semakin melengkapi koleksi esensial yang dimiliki oleh The Bath Box.
Kedua koleksi eksklusif ini secara khusus mengangkat konsep ekspresi personal untuk menemani rutinitas keseharian para pengguna.
Produk tersebut tidak hanya dirancang sebagai sarana perawatan kulit tangan semata, tetapi juga difungsikan sebagai medium ekspresi diri.
CEO sekaligus Co-Founder The Bath Box Nikolaus Kristama mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk menghadirkan pengalaman perawatan diri yang lebih bermakna.
“Kami melihat konsumen saat ini tidak hanya mencari produk dengan fungsi yang baik, tetapi juga produk yang terasa personal dan mampu merepresentasikan diri mereka”, ungkap Nikolaus.
Oleh karena itu, jenama tersebut berusaha menghadirkan krim tangan yang nyaman digunakan sekaligus memiliki cerita di balik setiap desainnya.
Seri 365 Flower Hand Cream hadir sebagai produk perawatan harian yang terinspirasi dari keyakinan bahwa setiap tanggal lahir memiliki makna tersendiri.
Setiap hari dalam kurun waktu satu tahun direpresentasikan melalui wujud bunga yang telah dikurasi secara khusus oleh tim pengembang.
Mengusung nilai orisinalitas, seluruh ilustrasi bunga pada produk tersebut dibuat secara manual oleh seniman ilustrator lokal asal Bali.
Produk ini tersedia dalam tiga varian aroma utama yaitu Bloom, Floriental, dan Poem serta dilengkapi dengan tiga pilihan wewangian terbaru yakni Goji, Cherry, dan Vetiver.
Sementara itu, seri Minis Hand Cream hadir sebagai versi yang lebih ringkas dan ekspresif untuk dijadikan sebagai barang hadiah koleksi.
Koleksi tersebut menghadirkan 151 desain unik yang memuat berbagai macam simbol kehidupan sehari-hari mulai dari inisial nama, shio, hingga zodiak.
CMO dan Co-Founder The Bath Box Angelinda Fransisca secara terpisah turut menyoroti peresmian gerai terbaru perusahaan di Summarecon Mall Bekasi 1.
“Melalui flagship store terbaru di Summarecon Mall Bekasi, kami ingin menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih personal dan interaktif bagi konsumen”, ujar Angelinda.
Ia menegaskan bahwa gerai tersebut bukan hanya menjadi tempat bertransaksi, melainkan juga ruang eksplorasi produk yang merepresentasikan karakter setiap konsumen.
Kehadiran gerai ini diklaim sebagai pelopor pengalaman personalisasi krim tangan pertama di Indonesia yang membebaskan pelanggan dalam memilih desain kemasan.
Keunikan gerai tersebut juga semakin terasa berkat kehadiran The Gift Atelier sebagai area pengemasan hadiah yang sangat eksklusif.
“Kami berharap kehadiran personalized hand cream experience dan The Gift Atelier dapat menciptakan koneksi emosional yang lebih dekat antara konsumen dan The Bath Box”, harap Angelinda.
Area tersebut memungkinkan para konsumen untuk memberikan sentuhan personal pada hadiah mereka menggunakan label gantung atau hangtag spesial.
Setiap label tersebut dibuat secara khusus melalui kolaborasi bersama seorang seniman lokal asal Pasar Tebet bernama Jejen Zainal.
Langkah kolaboratif ini menjadi salah satu bentuk dukungan nyata dari The Bath Box terhadap keberlanjutan ekosistem UMKM lokal di tanah air.
Laporan: Syamsul Ramadhan | Editor: Arya