Anggota DPR RI Jazuli Juwaini Kecam Larangan Ibadah Umat Muslim Palestina di Masjid Al Aqsa

pranusa.id March 26, 2026

FOTO: Palestina

JAKARTA, PRANUSA.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Jazuli Juwaini menyatakan pelarangan ibadah bagi muslim Palestina di Masjid Al Aqsa oleh Israel melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia.

Dalam kapasitasnya sebagai Presiden Justice and Democracy Forum (JDF) Asia Pasifik, Jazuli meminta komunitas internasional mendesak Israel agar mengembalikan akses rumah ibadah tersebut.

“Tindakan Israel itu sebagai bentuk nyata pelanggaran hukum internasional dan hak asasi manusia yang serius dan berulang,” kata Jazuli dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Ia menyebut Masjid Al Aqsa memiliki nilai sejarah dan spiritual sebagai kiblat pertama umat Islam di dunia.

Penutupan akses tersebut dinilai mengabaikan norma kemanusiaan karena pelarangan ibadah telah berlangsung sejak pelaksanaan salat Idulfitri beberapa waktu lalu.

Kebijakan pelarangan ini dilaporkan berpotensi memicu ketegangan dan mengganggu kebebasan beragama di wilayah tersebut.

“JDF Asia Pasifik menyatakan pembatasan ibadah di Masjid Aqsa merupakan bentuk penindasan yang tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun,” tegasnya.

Jazuli menambahkan bahwa langkah pelarangan itu juga berisiko mengganggu stabilitas keamanan internasional.

JDF Asia Pasifik secara resmi meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa agar mewajibkan Israel mematuhi aturan status quo dan menghormati kebebasan beribadah di situs bersejarah itu.

“Meminta agar akses umat Islam ke Masjid Aqsa dibuka sepenuhnya tanpa pembatasan,” kata Jazuli.

Organisasi tersebut juga mendorong negara-negara mayoritas muslim, Organisasi Kerja Sama Islam, serta Liga Arab untuk mengambil langkah diplomatik terkait situasi di Al Aqsa.

“JDF Asia Pasifik menegaskan bahwa perlindungan terhadap tempat-tempat suci dan kebebasan beribadah adalah tanggungjawab bersama masyarakat dunia, di mana upaya kolektif diperlukan untuk memastikan keadilan dan perdamaian tetap terjaga,” tutupnya.

Laporan: Marsianus | Editor: Arya

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Gus Yaqut Tegaskan Pembagian Kuota Haji Tambahan Merupakan Perintah Presiden Jokowi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tim penasihat hukum mantan Menteri Agama Yaqut…
Presiden Prabowo Perintahkan Perampingan BUMN: Minta Anak Cucu Perusahaan Pertamina dan PLN Dipangkas
JAKARTA, PRANUSA.ID — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memerintahkan seluruh…
Kepala BGN Minta Maaf atas Kasus Keracunan MBG di Berbagai Daerah
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, secara…
Ahmad Muzani Sebut Presiden Prabowo Banyak Mendalami Pemikiran Ekonomi Kerakyatan Bung Hatta
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa…
Perketat Aturan Imigrasi, Donald Trump Tandatangani Dua Perintah Eksekutif Batasi Birthright Citizenship
WASHINGTON, PRANUSA.ID — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu…