Ekonom Ingatkan AS Tengah Berada di Jalan Menuju Resesi

pranusa.id June 17, 2022

FOTO: Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.

PRANUSA.ID– Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyatakan bahwa resesi memang mengancam. Warga AS pun disebut benar-benar terpuruk akibat pandemi Covid-19 ditambah dengan kenaikan harga yang telah mendorong inflasi ke rekor tertinggi.

“Mereka benar-benar terpuruk. Kebutuhan akan kesehatan mental di Amerika telah meroket. Sebagian besar adalah konsekuensi dari apa yang terjadi, apa yang terjadi sebagai konsekuensi dari krisis Covid,” katanya dalam wawancara khusus dengan Associated Press, Kamis (16/6/2022).

Dia juga menyinggung ramalan para ekonom yang memperingatkan bahwa AS tengah berada di jalan menuju resesi.

“Pertama-tama, itu (resesi) bukannya tidak bisa dihindari. Kedua, kita berada dalam posisi yang lebih kuat daripada negara manapun di dunia untuk mengatasi inflasi,” tuturnya.

Biden mengatakan dia melihat alasan untuk tetap optimistis dengan tingkat pengangguran yang hanya sebesar 3,6%.

“Percaya diri, karena saya yakin kita berada di posisi yang lebih baik daripada negara mana pun di dunia untuk menguasai kuartal kedua abad ke-21,” kata Biden. “Itu bukan hiperbola, itu fakta.”

Sebelumnya, Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed) mengumumkan kenaikan suku bunga sebesar 75 basis poin atau 0,75%, tertinggi dalam 30 tahun demi meredam gejolak inflasi. Peluang untuk melakukan langka serupa terbuka pada bulan depan.

Kenaikan terbesar suku bunga sejak November 1994 itu diambil di bawah tekanan kuat untuk mengekang melonjaknya harga gas dan makanan yang telah membuat jutaan orang Amerika berjuang untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Adapun, inflasi AS pada Mei 2022 melejit ke angka 8,6% secara tahunan (year-on-year/yoy) sekaligus menjadi yang tertinggi dalam 41 tahun terakhir.

Berdasarkan data Biro Statistik dan Tenaga Kerja AS, inflasi Mei itu juga mematahkan rekor sebelumnya yang terjadi pada Maret 2022 sebesar 8,5% dan menjadi yang tertinggi sejak Desember 1981. Adapun, inflasi pada April 2022 sebesar 8,3%.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…