Peringatan WHO : Pandemi COVID-19 Akan Berlangsung Beberapa Dekade

pranusa.id August 2, 2020

(Ilustrasi: solopos.com)

PRANUSA.ID- Komite Darurat Organisasi Kesehatan Dunia (Komite Panel) WHO yang terdiri dari 18 anggota dan 12 penasihat telah melangsungkan pertemuan pada hari Jumat, 31 Juli 2020 untuk mengevaluasi enam bulan krisis akibat pandemi COVID-19.

Dari situ, WHO kemudian memperingatkan bahwa pandemi COVID-19 beserta dampaknya diperkirakan akan berlangsung dan dirasakan beberapa dekade ke depan.

“Komisi ini menggarisbawahi antisipasi dari durasi panjang pandemi COVID-19,” demikian pernyataan WHO sebagaimana dikutip dari Channel News Asia, 2 Agustus 2020.

Catatan Komite Panel
Jelang pertemuan komite panel, pemimpin WHO, yakni Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan bahwa COVID-19 memang merupakan krisis kesehatan abad ini.

“Pandemi ini merupakan salah satu krisis kesehatan abad ini, yang efeknya akan dirasakan selama beberapa dekade,” katanya.

Komite panel dalam pertemuan itu memperingatkan negara-negara di dunia untuk mempersiapkan sistem kesehatan mereka guna mengatasi penyakit musiman seperti influensa dan penyakit lainnya bersamaan dengan wabah virus COVID-19.

Panel mendesak semua pihak untuk menggalang solidaritas global terhadap Covid-19 dan menekankan untuk tidak membuat informasi menyesatkan tentang virus corona.

Komite pun mendesak WHO untuk memberikan panduan pragmatis untuk merespons Covid-19 “demi mengurangi risiko kelelahan merespons dalam konteks tekanan sosial-ekonomi”.

Panel juga mendesak WHO untuk mendukung negara-negara dalam mempersiapkan peluncuran terapi dan vaksin yang sudah terbukti.

Panel juga mendorong WHO agar memperluas penelitiannya tentang hal kritis yang tidak dikenal dari virus ini seperti hewan yang menjadi sumber dari penyakit ini.

WHO sendiri sejak 30 Januari 2020 menyatakan status darurat kesehatan masyarakat keprihatinan internasional atau PHEIC. Ini merupakan peringatan dengan level tertinggi di WHO.

Hingga berita ini dituliskan, pandemi COVID-19 telah menewaskan 680 ribu orang di dunia dan 17,6 juta orang terinfeksi virus ini sejak mewabah di Wuhan, Cina pada akhir Desember 2019.

(Kris/Pranusa)

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…