Sekte Sesat, Grup Setan Ini Siksa Ibu Hamil dan 5 Anaknya Hingga Tewas karena Dianggap Berdosa

pranusa.id January 18, 2020

(Gambar: bikersofamerica.blogspot.com)

 

PRANUSA.ID — Dilansir dari Sky News, praktik pengusiran setan untuk membersihkan orang berdosa mengakibatkan seorang ibu hamil dan lima anaknya tewas di Panama, Jumat (17/1/2020).

Anggota suku asli Ngabe Bugle yang merupakan bagian dari tujuh orang tewas ini harus membersihkan diri (bertobat) dengan cara dipukul, disiksa, dibakar, dan dilukai.

Tak hanya itu, 14 orang lainnya yang berasal dari suku asli Ngabe Bugle juga diikat dan dipukul dengan tongkat dan kitab suci sebelum akhirnya pihak kepolisian Panama datang menyelamatkan mereka.

Pihak otoritas mengungkapkan bahwa mereka langsung bergerak setelah tiga penyintas berhasil lolos dan meminta pertolongan.

Selain itu, pejabat lokal mengaku terkejut dengan apa yang mereka lihat. Sebab, pihak otoritas menemukan sekte yang disebut The New Light of God.

Sekte tersebut sudah berdiri selama tiga tahun dengan pengakuan mengejutkan salah satu anggotanya.

Ia mengaku menerima wahyu yang menyatakan mereka harus mengakui dosa-dosa mereka dan bersiap dibunuh.

Menurut Jaksa Rafael Baloyes, tujuan seluruh ritual tersebut adalah pembunuhan bagi mereka yang tidak segera bertobat dan mengakui dosa-dosa mereka.

Ritual itu sendiri dilakukan di dalam gedung dan apabila korban melawan, maka akan diperlakukan semakin tidak baik.

Beberapa hal penting yang ditemukan polisi di dalam gedung tersebut adalah golok, pisau, seorang perempuan telanjang, dan seekor kambing yang baru saja dikorbankan.

Jenazah seorang perempuan hamil dan enam anak kecil dengan usia paling muda satu tahun ditemukan oleh polisi di gundukan tanah sekitar satu kilometer dari gedung.

Untuk mengevakuasi jenazah dan sejumlah anak terluka di daerah terpencil, pihak berwenang sampai harus mengerahkan helikopter.

Selain itu, sepuluh orang anggota sekte yang terlibat dalam kasus pembunuhan berhasil ditahan polisi.

Oleh pemimpin lokal, kelompok sesat tersebut akhirnya dinyatakan sebagai grup setan dan pemerintah diminta untuk segera menyingkirkannya.

 

 

Penulis: Cornelia

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…