Tolak Gencatan Senjata Sepihak AS, Iran Ajukan Kerangka 10 Poin Keamanan Jangka Panjang

pranusa.id April 11, 2026

USA vs Iran (Copyright: ©rolffimages )

TEHERAN, PRANUSA.ID – Pemerintah Iran mengisyaratkan bahwa proses negosiasi dengan Amerika Serikat berpotensi menemui jalan buntu usai menolak skema gencatan senjata yang tidak disertai jaminan keamanan jangka panjang.

“Iran selalu menyambut diplomasi dan dialog, namun negosiasi harus berjalan dengan dasar yang adil dan tidak didasarkan pada informasi yang menyesatkan,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Majid Takht-Ravanchi, dalam pertemuan dengan diplomat asing di Teheran pada Jumat (10/4/2026).

Menghindari potensi agresi militer baru, ia menegaskan bahwa proses diplomasi tersebut tidak boleh dimanfaatkan sebagai taktik jeda bagi pihak lawan untuk kembali memperkuat kapasitas persenjataannya.

“Kerangka kerja 10 poin yang diajukan Iran telah diterima sebagai dasar awal pembahasan dengan Washington, mencakup tuntutan pengakuan hak memperkaya uranium, pencabutan sanksi, hingga penarikan pasukan AS dari Timur Tengah,” terangnya.

Proposal kesepakatan menyeluruh itu turut mensyaratkan penghentian permusuhan di wilayah Lebanon guna meredam eskalasi konflik pascaserangan militer gabungan Israel dan AS ke wilayah Iran pada 28 Februari lalu.

“Sebelumnya kami sempat menyepakati gencatan senjata selama dua pekan yang dimediasi oleh Pakistan sebagai langkah awal menuju kesepakatan yang lebih luas,” pungkasnya.

Laporan: Severinus | Editor: Arya

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Tolak Pembangunan Unit Rumah Rakyat di Tanah Abang, Hercules: Negara Harus Buktikan Kepemilikan Lahan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB)…
Tingkatkan Kualitas SDM Kalbar, Gubernur Ria Norsan Genjot Program Internet Gratis dan Subsidi Pendidikan
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat saat ini tengah…
Sikat Mafia Hutan, Seskab Teddy: Pemerintah Sita Denda Tunai Rp11,4 Triliun atas Perintah Prabowo
JAKARTA, PRANUSA.ID – Gebrakan masif dalam penegakan hukum di sektor…
Menteri Yusril Tegaskan Penanganan Kasus Andrie Yunus Merupakan Ranah Peradilan Militer
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan…
Rencana Baru Menkeu Purbaya: Tambah Lapisan Cukai Tembakau Mei 2026, Rokok Ilegal Disikat
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menargetkan pemberlakuan…
IMG-20260404-WA0015
IMG-20260402-WA0019
IMG-20260404-WA0019