Menteri Yusril Tegaskan Penanganan Kasus Andrie Yunus Merupakan Ranah Peradilan Militer

pranusa.id April 11, 2026

FOTO: Yusril Ihza Mahendra

JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa penanganan perkara penyiraman air keras yang dialmi oleh Andrie Yunus hingga saat ini masih menjadi kewenangan mutlak peradilan militer.

“Jadi sekarang ini ada ketentuan KUHAP tentang koneksitas ya yang kemarin didiskusikan kalau sekiranya ada tersangka militer dan tersangka sipilnya, tapi sampai hari ini belum ditemukan tersangka sipil maka sepenuhnya akan menjadi kewenangan bagi peradilan militer,” ujar Yusril di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Menanggapi usulan dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengenai pelibatan hakim ad hoc guna meningkatkan muruah objektivitas persidangan, ia menyebut bahwa pemerintah siap membuka ruang pembahasan lebih lanjut bersama Mahkamah Agung.

“Memang ada hakim ad hoc yang disebutkan dalam beberapa peraturan perundang-undangan, tapi bisa juga ada usulan-usulan baru adanya hakim ad hoc dalam menangani satu perkara,” jelasnya.

Meskipun skema pelibatan pengadil independen tersebut selama ini lebih banyak diatur pada regulasi Pengadilan HAM dan Tindak Pidana Korupsi, ia menilai peluang pembentukan mekanisme serupa untuk perkara spesifik ini tetap terbuka lebar.

“Mudah-mudahan ada jalan keluar untuk menampung saran dan usul yang disampaikan oleh Pak Wakil Presiden,” kata Yusril.

Laporan: Christian | Editor: Michael

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…
AJMAN Kalbar Sebut Penanganan Kabut Asap Harus Berfokus pada Keselamatan dan Aktivitas Warga
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah (PD) Asosiasi Jurnalis Masyarakat…
Kabut Asap Meluas dan Lumpuhkan Aktivitas, AMAN Kalbar Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan…