Adies Kadir Jadi Hakim MK, Guru Besar UGM: Independensi Mahkamah Makin Rusak

pranusa.id January 27, 2026

FOTO: Prof. Zainal Arifin Mochtar

JAKARTA – Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Zainal Arifin Mochtar, memberikan kritik tajam terhadap keputusan DPR yang menetapkan politikus Partai Golkar, Adies Kadir, sebagai calon hakim konstitusi.

Menurut Zainal, penetapan Wakil Ketua DPR RI tersebut sebagai calon tunggal pengganti Arief Hidayat merupakan sinyal nyata upaya perusakan independensi Mahkamah Konstitusi (MK).

“Di dalam pidato pengukuhan saya, MK adalah sasaran empuk untuk semakin dirusak independensinya,” kata Zainal dalam unggahannya di media sosial, Senin (26/1/2026).

Pria yang akrab disapa Uceng ini mempertanyakan kejanggalan dalam proses seleksi tersebut, mengingat sebelumnya nama Inosentius Samsul yang sempat digadang-gadang sebagai pengganti justru mendadak dibatalkan.

Ia menilai perubahan nama yang tiba-tiba ini sangat mencurigakan dan sarat akan motif politik tertentu.

“Bayangkan, untuk pengganti Prof. Arief, kala itu sudah disepakati penggantinya Innocentius. Entah apa yang terjadi, Innocentius di-cancel, masuklah orang satu ini,” cetusnya.

Zainal menduga ada skenario besar di balik keputusan DPR ini untuk melemahkan fungsi pengawasan yudisial MK demi kepentingan politik jangka pendek.

“Entah apa yang mau dimainkan oleh DPR. Tapi, bisik-bisiknya adalah ini soal makin mengakhiri independensi MK. Demi menguatkan konservatif otoritarianisme. Rusak!” tegasnya.

Sebelumnya, Komisi III DPR RI menyepakati Adies Kadir sebagai calon tunggal hakim konstitusi dari unsur DPR dalam rapat pleno yang digelar Senin (26/1/2026).

Keputusan tersebut telah disetujui oleh delapan fraksi tanpa catatan dan akan segera dibawa ke rapat paripurna untuk disahkan.

Laporan: Marsianus | Editor: Arya

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…