AHY: Pembangunan Transmigrasi Bukan Hanya Soal Lahan

pranusa.id October 19, 2025

FOTO: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan bahwa keberhasilan pembangunan kawasan transmigrasi sangat bergantung pada pendekatan yang terintegrasi.

Menurutnya, ketersediaan lahan saja tidak cukup tanpa didukung infrastruktur dasar yang memadai.

Pernyataan ini disampaikannya sebagai respons atas capaian Kementerian Transmigrasi selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo.

“Bagaimana pembangunan kawasan ini bisa dilakukan secara terintegrasi. Tentu butuh dukungan, bukan hanya lahannya, tetapi juga infrastruktur dasarnya,” kata AHY, Sabtu (18/1/2025).

Ia merinci, infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan utama masyarakat meliputi fasilitas permukiman yang baik, akses jalan yang memadai, penerangan yang merata, serta ketersediaan air bersih.

Selain itu, AHY juga menyoroti pentingnya integrasi layanan publik seperti pendidikan, kesehatan, dan transportasi untuk mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di daerah transmigrasi.

“Transportasi yang juga menjadi sangat penting karena tanpa konektivitas, tanpa transportasi, tidak akan mungkin tercipta pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah,” katanya.

Tanpa integrasi yang kuat, AHY menilai pembangunan transmigrasi tidak akan optimal dalam menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru yang berkelanjutan.

Di sisi lain, AHY menyampaikan apresiasi terhadap Kementerian Transmigrasi, khususnya terkait program “Open House 24 Jam”.

Ia menilai inisiatif tersebut sebagai langkah inovatif yang mencerminkan semangat baru birokrasi yang terbuka dan partisipatif.

Menurutnya, ruang dialog langsung dengan masyarakat akan memastikan kebijakan yang diambil benar-benar berangkat dari kebutuhan di lapangan.

“Saya rasa Kementrans bisa menjadi salah satu contoh bahwa institusi pemerintahan harus memiliki ruang yang cukup luas untuk dialog, untuk interaksi dengan masyarakat di mana pun berada,” katanya.

Laporan: Marsianus N.N | Editor: Arya

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Mendag Budi Santoso Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Stabil Selama Idulfitri 2026
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan harga…
Satreskrim Polresta Pontianak Amankan Terduga Pelaku Penimbunan BBM Subsidi
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pontianak menindak…
Kemenhub Catat 10,8 Juta Orang Gunakan Angkutan Umum pada Mudik Lebaran 2026
JAKARTA, PRANUSA.ID – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat total pergerakan pemudik…
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Eks Menag Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
JAKARTA, PRANUSA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembalikan status penahanan…
Alasan Medis dan Paskah, Immanuel Ebenezer Minta Alih Status Jadi Tahanan Rumah
JAKARTA, PRANUSA.ID— Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel…
WhatsApp Image 2026-03-18 at 10.15.51
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40