Kepala BGN: MBG Tingkatkan Semangat Belajar dan Kesehatan Fisik Siswa

pranusa.id January 21, 2026

FOTO: Makan Bergizi Gratis

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memberikan dampak positif yang nyata bagi peserta didik di berbagai daerah.

Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat kebugaran fisik serta semangat siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Dengan adanya MBG, anak-anak selalu semangat masuk sekolah,” ujar Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Dadan menjelaskan bahwa asupan nutrisi yang terjamin membuat kondisi fisik siswa menjadi lebih prima dibandingkan sebelumnya.

“Di daerah-daerah, mereka terlihat lebih aktif belajar dan ketika beraktivitas, badannya tampak lebih kuat serta jarang sakit,” tambahnya.

Hingga saat ini, program tersebut tercatat telah menjangkau sekitar 58 juta penerima manfaat, mulai dari ibu hamil, balita, hingga anak usia sekolah dari jenjang PAUD sampai SMA.

Meski demikian, Dadan menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak bisa hanya bergantung pada intervensi pemerintah semata.

Menurutnya, peran orang tua di rumah sangat krusial untuk memastikan pola makan anak tetap terjaga di luar lingkungan sekolah.

“Sering kali orang tua berpikir yang penting anak mau makan, lalu mengikuti keinginan anak, misalnya makan mi dengan nasi,” jelas Dadan menyoroti kebiasaan yang kurang tepat.

Ia mengingatkan bahwa meskipun mengenyangkan, komposisi makanan tersebut belum tentu memenuhi kebutuhan nutrisi untuk pertumbuhan optimal.

“Karena itu, pemerintah perlu memperluas edukasi agar masyarakat memahami apa yang seharusnya dikonsumsi anak-anak pada masa pertumbuhan,” tegasnya.

BGN berkomitmen untuk terus mendorong program ini agar menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara merata, dari Sabang hingga Merauke.

“Kami ingin memberikan yang terbaik dengan penggunaan anggaran yang seefektif mungkin, sehingga tidak ada yang tertinggal,” pungkas Dadan.

Laporan: Severinus | Editor: Arya

f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Pesan Natalius Pigai untuk Warga Papua: Boleh Tuntut Kesejahteraan, Asal Tidak Minta Merdeka
NABIRE, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Kritik Kesejahteraan Pascakemerdekaan, Festival Bantal Galang Donasi Alat Tidur bagi Buruh Gendong Beringharjo
SLEMAN, PRANUSA.ID — Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik…
Dinas Sosial Kota Yogyakarta Gelar Ziarah Edukatif Pekan “Jejak Patriot” bagi Pelajar
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Dinas Sosial Kota Yogyakarta menggelar kegiatan ziarah…
Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda Ende Salurkan 725 Paket Bansos Presiden untuk Korban Gempa
ENDE, PRANUSA.ID — Sebagai wujud kepedulian negara di tengah masyarakat…
81 Tahun Indonesia: Merdeka Sejati atau sekadar “Merdeka-Merdekaan”?
KOLOM— Pada 17 Agustus 2026, masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan…