Anies Baca ‘How Democracies Die’, Elit PDIP: Tak Ada Relevansinya dengan RI

pranusa.id November 23, 2020

Ilustrasi: rakyatntt

PRANUSA.ID — Elite senior PDIP Andreas Hugo Pareira menilai buku berjudul ‘How Democracies Die’ yang dibaca Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak relevansinya dengan situasi Indonesia saat ini.

“Kalau Anies mau menggunakan bacaan buku itu untuk mengkritisi situasi ini, saya justru lihat tidak ada relevansinya buku yang sedang dibaca Anies dengan situasi yang sedang dihadapi Indonesia saat ini,” kata Andreas dalam keterangannya, Minggu (22/11/2020).

Anies memang sempat mengunggah sebuah foto ketika membaca buku berjudul ‘How Democracies Die’ yang merupakan karya penulis profesor Harvard, Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt.

Secara garis besar, buku itu menyoroti kemunculan beberapa pemimpin diktaktor yang memperoleh kekuasaannya dari proses pemilu dan bukannya melalui kudeta yang menjadi penyebab demokrasi itu mati.

Dua penulis itu pun menyebut beberapa negara sebagai contoh terjadinya fenomena ‘pemimpin diktator melalui proses pemilu’. Beberapa di antaranya yaitu Amerika Serikat, Brasil, Filipina, Venezuela, Peru, Polandia, Rusia, Sri Lanka, Turki, dan Ukraina.

Berbeda dengan Indonesia, Andreas mengungkapkan upaya pelemahan negara justru melalui kekuatan otoritarian theokrasi yang anti demokrasi dengan memanfaatkan politik identitas guna memprovokasi masyarakat melawan pemerintah yang terpilih secara demokratis.

“Upaya pelemahan negara sangat berbahaya dan justru menjadi ancaman terhadap demokrasi. Karena apabila terjadi pembiaran terhadap kelompok otoritarian theokrasi, Indonesia akan menuju pada jurang kehancuran sebagaimana yang terjadi di Syria, Irak, Lybia,” jelas dia.

Untuk itu, Andreas menilai sikap tegas TNI dalam menghentikan segala bentuk upaya penggerogotan dan pelemahan fungsi kenegaraan sudah sangat tepat.

“Karena gerakan untuk pelemahan fungsi-fungsi negara merupakan upaya membangun anarkisme yang merupakan ancaman terhadap demokrasi dan keselamatan negara,” tandas dia.

(Pss/Pranusa)

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…