Anies Tantang Cari Kebijakannya yang Intoleran dan Diskriminatif

pranusa.id August 11, 2020

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Andika Prasetia/detik.com)

PRANUSA.ID — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menantang siapa pun untuk menunjukkan bahwa ada kebijakan yang intoleran dan diskriminatif selama dirinya memimpin daerah Ibu Kota tersebut.

“Tolong ditunjukkan selama dua tahun ini, kebijakan mana yang intoleran, tolong ditunjukkan kebijakan mana yang diskriminatif,” kata Anies dalam peluncuran buku ‘Memoar Pilkada DKI 2017’ yang disiarkan dalam kanal Youtube Mardani Ali Sera, dilihat Pranusa.id, Selasa (11/8/2020).

Pasalnya, narasi dan anggapan soal dirinya yang intoleran dan diskriminatif sangat kuat dibangun sejak masa kampanye Pildada hingga saat ini.

“Tolong ditunjukkan, fakta mana yang bisa membenarkan imajinasi bahwa gubernur dan pemerintah adalah intoleran,” ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Menurut Anies, dia sudah memberi bukti bahwa dirinya tidak intoleran-diskriminatif seperti yang dituduhkan.

Untuk itu, imajinasi itu tak akan dijawabnya dengan imajinasi tandingan, melainkan dengan membenturkannya dengan kenyataan.

Jika masyarakat tak menemukan validasi (pembuktian) kebijakan intoleran-diskriminatif dalam kenyataan, maka Anies mengatakan seharusnya masyarakat dapat menyimpulkan bahwa anggapan itu salah.

“Kalau sudah begitu masih tetap saja mempertahankan imajinasi, ya berarti ada problem dengan cara berpikir,” ucap Anies.

Sejak awal masa kampanye Pilkada Jakarta, dia mengklaim telah memperjuangkan keadilan sosial dengan menuangkannya dalam program kerja strategis.

“Selama lima tahun itu ada yang bisa tuntas tahun pertama, ada yang tuntasnya tahun keempat, tahun kelima. Tapi yang paling penting adalah kita punya matriksnya, apa yang selesai kapan. Ini kita jaga terus,” pungkas dia. * (Cornelia)

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…