Arief Poyuono Sindir SBY Sekeluarga: Tolong Diam Kalau Tak Bisa Apa-apa!

pranusa.id July 12, 2021

Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Pikiran Rakyat)

PRANUSA.ID — Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dan Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas beberapa waktu lalu mengkritik kinerja pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 di tanah air.

Menanggapi kritik tersebut, Mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono meminta keluarga besar Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk tidak cerewet terlebih dahulu.

“Sekali lagi saya ingatkan sama keluarga besar Pak SBY, anak-anaknya, mantunya, tolong jangan cerewet. Tolong diam kalau tidak bisa melakukan apa-apa untuk masyarakat. Paling tidak diam,” kata Arief dalam keterangannya, Senin (12/7/2021).

Menurut anak buah Prabowo Subianto itu, akan lebih baik jika AHY dan Ibas bisa turut membantu dan melayani masyarakat terdampak Covid-19 dibandingkan sekadar mengumbar komentar di media sosial.

“Misalnya karena kalian berkelebihan harta, coba bagi-bagi beras dan sembako untuk masyarakat yang sedang kekurangan akibat PPKM Darurat. Itu jauh lebih baik,” tuturnya.

Ia kemudian menyebutkan nama salah satu pengusaha yang bergerak membantu dan melayani masyarakat tanpa koar-koar.

“Seperti yang dilakukan Tomy Winata. Mulai saat Covid-19 menyebar, tanpa bicara banyak tapi hati dan tangan bergerak mendirikan rumah sakit tenda darurat dengan rumah tinggalnya,” ujar Arief.

Untuk itu, ia menegaskan agar keluarga besar SBY tidak cerewet. Arief menyarankan agar keluarga besar SBY memulai ‘bakti sosial’ di lingkungan tempat tinggal mereka.

“Jangan cerewet, jangan banyak omong ‘negara gagal lah’ coba bantu,” ungkapnya.

Penulis: Bagas R.
Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…
AJMAN Kalbar Sebut Penanganan Kabut Asap Harus Berfokus pada Keselamatan dan Aktivitas Warga
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah (PD) Asosiasi Jurnalis Masyarakat…
Kabut Asap Meluas dan Lumpuhkan Aktivitas, AMAN Kalbar Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan…