Bandingkan SBY dan Jokowi, Politisi Demokrat: Ibarat Bumi dan Langit! 

pranusa.id July 11, 2021

Susilo Bambang Yudhoyono (Beritasatu.com)

PRANUSA.ID– Politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana menyebutkan, pencapaian di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi) sangat berbeda jauh. Ia bahkan menyebut perbandingannya bak bumi dan langit. 

“Perbandingan era SBY dengan Jokowi. Jauh, ibarat bumi dan langit,” tulisnya melalui akun twitter Panca66.

Tidak hanya itu, Panca juga menyinggung beberapa pegiat media sosial yang disebutnya sebagai buzzer pendukung Jokowi. Ia menuding para buzzer tersebut telah membohongi para pengikut media sosial mereka.

“Ini bicara data. Bukan cocoklogi kayak buzzer dungu, Denny Siregar, Teddy Gusnaidi, Eko Kuntadhi, Kang Dede dkk yang membohongi followersnya dengan twit fallacy. Silakan dibantah,” ungkapnya.

Dilansir dari Terkini.id, dalam cuitannya itu, Panca juga menampilkan video yang membandingkan pencapaian era SBY dan Jokowi. Dalam video itu, disebutkan bahwa pada era Jokowi, Indonesia turun kelas dari negara berpenghasilan menengah ke atas menjadi negara berpenghasilan menengah ke bawah.

“Pendapatan per kapita turun dari 4050 dollar di 2019, hanya menjadi 3870 dolar saja di 2020,” ungkap narator dalam video.

Bahkan narator dalam video menyebutkan secara ekonomi, Indonesia hanya setara dengan Timor Leste, Zimbabwe, dan Kongo.

Narator lalu menguraikan bahwa pada tahun 2004, ketika SBY mulai memimpin, pendapatan per kapita Indonesia hanya 1080 dolar. Setelah memimpin lima tahun, pendapatan per kapita Indonesia naik menjadi 2150 dolar.

“Mari kita lihat di era Jokowi. Di awal memerintah pada tahun 2014, pendapatan per kapita mencapai 3620 dolar. Lima tahun Jokowi menjawab, pendapatan per kapita naik menjadi 4050 dolar,” jelasnya.

Narator lalu menyimpulkan bahwa pendapatan per kapita Indonesia dalam lima tahun SBY menjabat naik sebesar 1070 dolar. Sedangkan, dalam lima tahun pertama Jokowi memimpin, pendapatan per kalpita hanya naik 430 dolar.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Bedah Buku “Legislative Inaction”: Menyoroti Lemahnya Peran Legislatif di Indonesia
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Social Movement Institute (SMI) menggelar kegiatan bedah…
Kesaksian Dosen di Sidang MK: Gaji Pokok Di Bawah UMK, Hingga Terpaksa Jualan di Car Free Day
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kisah memilukan diungkapkan oleh Imam Ahmad, seorang…
Ketua Komisi VIII DPR RI Buka Peluang RUU Pidana LGBT, Sebut Perilaku Menyimpang sebagai Ancaman Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang…
Aksi “Ibu Berisik” di Bundaran UGM: Suarakan Persoalan Inflasi hingga Pajak Mencekik
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Komunitas Ibu Berisik menggelar aksi damai dan…
Ribuan Pelayat Tuntut Balas Dendam ke AS dan Israel Atas Kematian Ayatollah Ali Khamenei
TEHERAN, PRANUSA.ID – Ribuan pelayat memadati upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi…