Bencana Sumatera, Puan Desak Pemerintah Lebih Efektif Selamatkan Korban

pranusa.id December 7, 2025

Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Foto : Geraldi/Man)

BANDUNG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani, meminta pemerintah pusat maupun daerah untuk meningkatkan efektivitas penanganan bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera. Ia menegaskan bahwa keselamatan warga terdampak harus menjadi prioritas mutlak yang diutamakan oleh semua pihak terkait.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Puan di sela-sela kunjungan kerjanya di Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/12/2025). Puan mengingatkan bahwa di tengah situasi krisis, fokus utama harus tetap berada pada upaya penyelamatan dan pemulihan korban.

“Kami meyakini semuanya sudah bekerja semaksimal mungkin untuk melakukan hal-hal yang memang perlu dilakukan. Teman-teman di DPR pun juga sudah berusaha untuk membantu, melakukan semua hal yang bisa kami bantu,” ujar Puan.

Terkait fungsi pengawasan, Puan menyebut Komisi IV DPR sebenarnya telah memanggil Menteri Kehutanan untuk melakukan evaluasi atas penyebab dan penanganan bencana tersebut. Namun, ia memastikan bahwa pembahasan hasil evaluasi secara mendalam baru akan dilakukan setelah situasi darurat di lapangan benar-benar terkendali.

Dapur Umum BGN Siaga

Sementara itu, upaya konkret di lapangan terus dilakukan oleh berbagai lembaga. Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan telah mengerahkan ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk membantu suplai makanan bagi korban di Provinsi Aceh, Sumatra Barat, hingga Sumatra Utara.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, pada Rabu (3/12/2025) menjelaskan bahwa total ada 276 SPPG yang dialihfungsikan menjadi dapur darurat pengungsi.

“Total ada 276 SPPG yang masih melayani pengungsi karena ketika terjadi bencana tidak hanya anak-anak yang kita berikan bantuan, tetapi seluruh masyarakat yang mengalami musibah harus kita layani,” tegas Dadan.

Ia memastikan infrastruktur BGN siap melayani siapa pun dalam kondisi apa pun guna menjamin kebutuhan gizi masyarakat tetap terpenuhi di tengah masa darurat.

Laporan: Marianus | Editor: Arya

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Yaqut jadi Tahanan Rumah, KPK: Strategi untuk Memperdalam Penyelidikan Kasus
JAKARTA, PRANUSA.ID – Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan tersangka…
Tegas Lanjutkan MBG, Prabowo: Daripada Uang Dikorupsi, Lebih Baik Rakyat Bisa Makan
BOGOR, PRANUSA.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan program makan bergizi…
Webinar Borneo Bajenta: Melalui Tradisi Sangan Mendorong Pembangunan Sumber Daya Manusia Kalteng
LAMANDAU, PRANUSA.ID— Tradisi berkisah lisan dari masyarakat lokal, khususnya masyarakat…
Anomali Narasi “Stok BBM 20 Hari” Bahlil di Balik Panjangnya Antrean SPBU Pontianak
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan…
Waketum Golkar: Kritik terhadap Pemerintah Harus Kedepankan Etika dan Kejujuran
JAKARTA, PRANUSA.ID – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus…
WhatsApp Image 2026-03-18 at 10.15.51
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40