Dipecat dari Komisaris BUMN, Ebenezer: Ada Dendam di Lingkaran Jokowi | Pranusa.ID

Dipecat dari Komisaris BUMN, Ebenezer: Ada Dendam di Lingkaran Jokowi


FOTO: Presiden Joko Widodo dan Ketua Jokowi Mania (JoMan) Immanuel Ebenezer.

PRANUSA.ID– Ketua Jokowi Mania (JoMan) Immanuel Ebenezer membenarkan kabar dirinya dicopot dari jabatan sebagai Komisaris Utama PT Mega Eltra. Pencopotan Immanuel sudah disetujui Kementerian BUMN.

Noel mengaku bingung dengan alasan pencopotan dirinya dari komisaris utama anak usaha BUMN tersebut. Sebab, ia meyakini tidak ada masalah dengan kinerjanya selama ini.

Namun, Noel menduga alasan pencopotan dirinya ada kaitannya dengan kehadirannya sebagai saksi ahli dalam sidang terdakwa terorisme, Munarman beberapa waktu lalu.

“Belum ada alasan pemecatan saya karena apa. Saya juga tidak tahu. Kinerja, tidak. Soal korupsi, saya tidak korupsi. Saya juga tidak pakai narkoba. Tapi yang pasti sampai detik ini pemecatan saya didasari oleh dendam di lingkaran Jokowi. Momentum Munarman dijadikan pintu masuk untuk mencopot saya,” ucapnya.

Meski begitu, Noel mengaku tak kecewa dengan keputusan pencopotannya dari jabatan Komut PT Mega Eltra.

“Saya tidak tersinggung, saya tidak kecewa. Saya tidak akan melakukan perlawanan apapun, karena saya bukan orang yang haus kekuasaan, haus jabatan, karena integritas tidak bisa dibayar dengan jabatan,” ucapnya.

Noel mengklaim tetap berada di barisan pendukung Presiden Joko Widodo meski dicopot sebagai komisaris.

“Sikap saya tidak berubah, saya tetap di barisan Jokowi dan berjuang di garis perjuangan ini,” kata dia.

Tak hanya itu, Noel juga menegaskan agenda politik Joman di Pemilu 2024 tetap mendukung Ganjar Pranowo sebagai presiden. Baginya, pilihan politik bagi Joman itu tak akan berubah ke depannya.

“Agenda 2024 untuk Ganjar tidak ada yang berubah. Saya tetap mendukung Ganjar Pranowo 2024 presiden,” kata Noel.

Noel diangkat sebagai Komisaris PT Mega Eltra pada 12 Juni 2021. Sebagai informasi, PT Mega Eltra merupakan anggota holding perusahaan pelat merah yakni PT Pupuk Indonesia (Persero).

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

Berita Terkait

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Top