Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) bersama Forum Komunikasi Staf Anggota (FOKUS) DPD RI menggelar Workshop Jurnalistik untuk mendorong optimalisasi peran kelembagaan dalam menyuarakan aspirasi daerah. Acara yang ditujukan bagi staf anggota DPD RI diharapkan menjadi bagian dari integrasi kerja bersama dalam menyokong agenda-agenda kerja DPD RI di tengah publik.
Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai dalam pembukaan acara pada Senin, (27/10/2026), menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan acara. Anggota DPD RI dari tanah Papua tersebut pun berkeyakinan penyelenggaraan acara akan berdampak bagi kinerja kelembagaan perwakilan daerah tersebut.
“Melalui kegiatan ini saya berkeyakinan kinerja DPD RI akan membaik signifikan melalui kapasitas jurnalistik yang mumpuni,” ujar politisi senior tersebut.
Ia pun berharap melalui pelatihan para peserta akan turut mendorong dan mengawal kepercayaan publik terhadap DPD RI yang sejauh ini terus terjaga. Semua kepercayaan publik pada DPD RI yang selama ini diterima menurutnya adalah kerja dari semua pemangku kepentingan, termasuk oleh staf anggota yang tersebar di seluruh provinsi.
Di tengah era media sosial dan membanjirnya informasi, Yorrys pun mengingatkan pentingnya kemampuan untuk memilah dan memahami mana informasi yang benar. Peserta diharapkan memahami nuansa pemberitaan yang baik dan layak diterima dan dibaca publik.
“Melalui kegiatan pelatihan jurnalistik ini para peserta akan dilatih untuk memilah dan memilih informasi yang benar sesuai kaidah jurnalistik,” sebutnya.
Yorrys menyebut kemampuan memilah dan memilih informasi yang benar ini sangat penting karena sangat berpengaruh dalam mengokohkan persatuan dan kesatuan, serta menghindari perpecahan dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan nasional.
Ia pun menyebutkan bahwa pimpinan DPD RI saat ini sejak awal periode 2024-2029 telah menunjukkan perhatian besar pada upaya menggemakan resonansi kepentingan daerah.
“Slogan lembaga, Dari daerah untuk Indonesia, itu bukan sekadar seremonial. Namun mengandung makna untuk mendorong isu daerah agar menjadi perhatian bersama,” tandasnya.
Sementara itu Adlan Nawawi selaku Ketua FOKUS DPD RI pun menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kolaborasi bersama DPD RI ini. Acara yang diikuti sekitar 30 persen dari 1.064 staf anggota yang tersebar di berbagai daerah ini dipandang strategis. Ia pun mengajak semua staf anggota DPD RI untuk menyadari kekuatan besar dari staf yang ada.
“Jumlah itu merupakan suatu kekuatan yang besar kalau kita jadikan penyebar informasi, yang mampu memilah mana yang baik dan benar,” ujar Adlan.
Adlan pun mendorong agar setiap staf untuk memanfaatkan momen workshop yang disertai diskusi panel dan coaching clinic ini sebagai kesempatan menambah kapasitas dan keterampilan yang dapat berdampak pada kinerja DPD RI.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pimpinan DPD RI atas terselenggaranya acara ini, khususnya Yorrys selaku Wakil Ketua DPD RI yang memberikan dukungan penuh atas penyelenggaraan acara.
“Terima kasih atas kontribusi pimpinan DPD RI, Wakil Ketua DPD RI, Bapak Yorrys Raweyai dalam mendukung peningkatan kapasitas staf anggota DPD RI,” ujar Adlan.
Laporan: Thom Sembiring/Editor: Thom Sembiring