Eks Calon Bupati Kepepet Edarkan Uang Palsu untuk Lunasi Utang Pilkada Rp 1 M

pranusa.id September 29, 2020

Ilustrasi: Istimewa

PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Ngawi menangkap mantan calon bupati Madiun berinisial SMRD (63) bersama dua rekannya, SMRJ (55) dan SRKM (61) karena mengedarkan uang palsu.

Mereka menerima uang tersebut dari ANT yang diduga merupakan anggota jaringan pengedar uang palsu yang berasal dari Surabaya untuk melunasi utang yang mencapai Rp 1 miliar.

“Kepepet untuk nyaur utang Rp 1 miliar karena kalah pilkada nyalon bupati tahun 2013,” kata Kasatreskrim Polres Ngawi AKP I Gusti Agung Ananta Pratama dalam konferensi pers di Mapolres Ngawi, Senin (28/9).

SMRD sendiri diketahui mengikuti Pilkada Madiun 2013. ANT menjanjikan mereka keuntungan sebesar 30 persen jika mereka berhasil mengedarkan uang palsu tersebut.

Dilansir dari Kompas, aksi mereka terungkap saat agen brilink di Ngawi tertipu empat kali dan memutuskan untuk melaporkan uang palsu yang diedarkan para tersangka.

“Tersangka SRKM telah berhasil mentransfer empat kali sebanyak Rp 44,5 juta atas perintah SMRD warga Madiun ke nomor rekening istrinya di brilink,” pungkas Agung.

(Crn/Pranusa)

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…