Gatot Nurmantyo: Sebutan Kadrun dan Kampret Melecehkan Tuhan YME

pranusa.id December 17, 2020

Gatot Nurmantyo (Mantan Panglima TNI)

PRANUSA.ID — Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Gatot Nurmantyo meminta seluruh anak bangsa Indonesia untuk tidak melecehkan nama Tuhan Yang Maha Esa dengan menyebut manusia sebagai kadrun atau kampret.

“Secara tidak sadar ataupun sadar, sengaja ataupun tidak sengaja, kita anak bangsa ini sudah merendahkan bahkan melecehkan Tuhan Yang Maha Esa dengan mempunyai sebutan masing-masing,” kata Gatot dalam video yang diunggahnya di akun Instagram @nurmantyo_gatot dilihat Pranusa.ID, Kamis (17/12/2020).

“Ada yang menyebutkan kadrun, ada yang menyebutkan kampret, itu kan nama binatang, padahal itu ciptaan Tuhan, manusia kita semua,” tegas dia.

Hingga berita ini diturunkan, video yang diberi caption ‘JANGAN MERENDAHKAN BANGSAKU’ itu sudah ditonton 103.500 tayangan. Dalam video itu, Gatot juga mengimbau seluruh rakyat untuk menjaga nama baik bangsa Indonesia sebagai bangsa yang terhormat.

“Mari kita sama-sama bernegara dengan santun. Hilangkan kata-kata seperti itu. Kembalilah kepada bangsa Indonesia yang berbudaya tinggi. Memanggil dengan kata ‘mas’, ‘kakak’, ‘abang’, panggilan ‘ucok’ dan sebagainya, sehingga bangsa lain melihat kita bangsa yang terhormat,” pungkasnya.

(Crn/Pranusa)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Lantik DPD se-NTT di Labuan Bajo, Don Muzakir: Tani Merdeka Harus Jadi Mata dan Telinga Presiden
LABUAN BAJO – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia…
Gubernur Ria Norsan Canangkan Torasera Abdussalam Jadi Pusat Grosir Koperasi Desa se-Kalbar
KUBU RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) berencana…
SMA Kolese De Britto Jajaki Kerja Sama Digitalisasi dengan Universitas Ateneo de Davao Filipina
YOGYAKARTA – SMA Kolese De Britto Yogyakarta menerima kunjungan studi…
DPD RI Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Papua Lewat Dialog dan Penguatan HAM
JAKARTA – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendesak pemerintah untuk…
Dituduh Makar dan Propaganda, Peraih Nobel Perdamaian Narges Mohammadi Kembali Dipenjara di Iran
TEHERAN – Aktivis hak asasi manusia (HAM) terkemuka Iran sekaligus…
WhatsApp Image 2026-02-09 at 10.45.26