Gus Yahya Tegaskan PBNU Tidak Terlibat Kasus Korupsi Kuota Haji yang Menjerat Gus Yaqut

pranusa.id January 31, 2026

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berjalan keluar usai memenuhi panggilan di Gedung Merah Putih KPK (Foto: Jamal Ramadhan)

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menegaskan bahwa institusinya sama sekali tidak memiliki keterkaitan dengan kasus hukum yang menjerat mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Pernyataan tegas ini disampaikan Gus Yahya merespons pemanggilan kembali Gus Yaqut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi kuota haji, Jumat (30/1/2026).

Meski mengakui bahwa Yaqut adalah adik kandungnya, Gus Yahya memastikan hubungan keluarga tersebut tidak akan memengaruhi sikap profesional organisasi maupun proses hukum yang berjalan.

“Sebenarnya tanpa saya harus berbicara pun, semua orang pasti sudah tahu. Pertama-tama, tidak mungkin ada campur tangan dalam masalah hukum yang bisa saya lakukan, apalagi sebagai ketua PBNU,” tegas Gus Yahya dalam jumpa pers di Gedung PBNU, Jakarta.

Ia menekankan bahwa PBNU adalah organisasi keagamaan, bukan lembaga bantuan hukum yang akan mengurusi masalah pribadi individu, meskipun individu tersebut memiliki kedekatan dengan NU.

Gus Yahya juga menjamin bahwa dirinya pribadi tidak pernah diperiksa atau dipanggil KPK terkait kasus ini, sekaligus menepis spekulasi liar yang mungkin berkembang di masyarakat.

“Saya ingin menegaskan, saya sama sekali tidak tersangkut soal ini. Saya sama sekali tidak diingatkan, dipanggil, ataupun diperiksa oleh KPK maupun penegak hukum terkait persoalan ini,” jelasnya.

Menurutnya, prinsip penegakan hukum harus berlaku adil dan tanpa pandang bulu, sehingga siapa pun yang terbukti bersalah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai aturan yang berlaku.

“PBNU dan Nahdlatul Ulama saya jamin sama sekali tidak terlibat dan tidak terkait dengan persoalan yang sedang dihadapi oleh Yaqut,” pungkas Gus Yahya menutup pernyataannya.

Laporan: Marsianus | Editor: Arya

f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Pesan Natalius Pigai untuk Warga Papua: Boleh Tuntut Kesejahteraan, Asal Tidak Minta Merdeka
NABIRE, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Kritik Kesejahteraan Pascakemerdekaan, Festival Bantal Galang Donasi Alat Tidur bagi Buruh Gendong Beringharjo
SLEMAN, PRANUSA.ID — Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik…
Dinas Sosial Kota Yogyakarta Gelar Ziarah Edukatif Pekan “Jejak Patriot” bagi Pelajar
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Dinas Sosial Kota Yogyakarta menggelar kegiatan ziarah…
Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda Ende Salurkan 725 Paket Bansos Presiden untuk Korban Gempa
ENDE, PRANUSA.ID — Sebagai wujud kepedulian negara di tengah masyarakat…
81 Tahun Indonesia: Merdeka Sejati atau sekadar “Merdeka-Merdekaan”?
KOLOM— Pada 17 Agustus 2026, masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan…