Hakim Tolak Praperadilan Nadiem Makarim, Status Tersangka Kasus Chromebook Sah

pranusa.id October 13, 2025

Nadiem Makarim. (Foto: radarbogor.id)

JAKARTA – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan yang diajukan oleh mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim. Keputusan ini secara hukum mengesahkan status tersangka dan penahanan Nadiem dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Dalam sidang putusan pada Senin (13/10/2025), Hakim Tunggal I Ketut Darpawan menyatakan bahwa proses penyidikan yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) telah sesuai dengan prosedur hukum acara pidana.

Hakim menilai Kejagung telah memiliki alat bukti yang cukup, bahkan melebihi syarat minimal, untuk menetapkan Nadiem sebagai tersangka.

“Secara formal, termohon (Kejagung) telah memiliki empat alat bukti yang sah menurut ketentuan Pasal 184 KUHAP sebagai dasar untuk menetapkan pemohon (Nadiem Makarim) sebagai tersangka,” kata Hakim I Ketut Darpawan.

Menanggapi putusan tersebut, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menyatakan pihaknya menghormati keputusan hakim. Menurutnya, putusan ini menjadi penegasan bahwa seluruh proses penyidikan oleh Kejagung telah berjalan sesuai aturan.

“Kalau kami menghormati putusan tersebut, (putusan) sekaligus juga menegaskan bahwa proses penyidikan yang dilakukan penyidik sesuai dengan ketentuan hukum acara yang berlaku,” kata Anang.

Dengan ditolaknya praperadilan ini, Anang memastikan tim penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) akan melanjutkan proses penyidikan hingga tuntas.

“Tentunya dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, dan kami akan memastikan bahwa seluruh tahapan penanganan perkara dilakukan secara objektif,” tambahnya.

Sebelumnya, Nadiem Makarim mengajukan praperadilan dengan alasan penetapan status tersangkanya cacat hukum. Pihak kuasa hukumnya menilai Kejagung belum memiliki minimal dua alat bukti yang sah saat menetapkan kliennya sebagai tersangka.

Laporan: Marianus | Editor: Michael

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Jusuf Kalla Sebut Tokoh dari Luar Jawa Masih Sulit Terpilih Jadi Presiden Indonesia
JAKARTA, PRANUSA.ID – Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12…
Buntut Polemik Sepatu Rp799 Ribu, Mensos Gus Ipul Nonaktifkan Dua Pejabat Kemensos
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab…
Rupiah Terpuruk ke Rp17.517 per Dolar AS, PPI Amerika Serikat Tembus 6 Persen
JAKARTA, PRANUSA.ID – Nilai tukar rupiah kembali mengalami depresiasi terhadap…
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tetap Berstatus Ibu Kota Hingga Keppres IKN Diterbitkan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan…
Kejar Target Beroperasi Juli 2026, Pemerintah Siapkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih di Seluruh Indonesia
JAKARTA, PRANUSA.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menargetkan sekitar…