ICW Sebut Jokowi Ingkar Janji Soal Pemberantasan Korupsi


Presiden Joko Widodo (Jokowi). (FOTO: NET)

PRANUSA.ID– Peneliti dan pegiat antikorupsi dari Indonesia Corruption Watch (ICW), Egi Primayogha, menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengingkari janji kampanye mengenai pemberantasan korupsi yang sempat didengungkan di dua kesempatan Pemilihan Presiden (Pilpres).

Egi menyinggung janji politik Jokowi pada Pilpres 2014, di mana saat itu pemberantasan korupsi menjadi salah satu bagian dari agenda prioritas kerjanya. Hal yang sama kemudian dilontarkan kembali pada kampanye Pilpers 2019.

“Kalau kita lihat secara detail bahkan secara gamblang disebutkan, KPK akan diperkuat. Jadi jelas bahwa isu pemberantasan korupsi itu ada dalam janji kampanye Jokowi, baik pada 2014 maupun 2019,” kata Egi dalam webinar ICW, Kamis (12/8/2021).

Tapi, sambung Egi, Jokowi justru ingkar pada janji yang diucapkan dalam dua kampanye tersebut. Ada beberapa peristiwa yang menurut Egi memperlihatkan bahwa Jokowi telah ingkar janji.

Pertama, Egi menyebutkan bahwa Jokowi merupakan salah satu aktor yang ikut serta melemahkan KPK. Ketika Undang-Undang KPK direvisi pada 2019 lalu, Egi melihat Jokowi tidak mengambil sikap tegas dengan menolak revisi itu walau gelombang protes terjadi secara masif.

“Presiden Jokowi bergeming, tidak ada sikap jelas, sikap yang menunjukan keberpihakan dia pada pemberantasan korupsi,” kata Egi.

Kedua, Egi menyinggung soal tes wawasan kebangsaan (TWK) dalam rangka alih status pegawai menjadi ASN yang juga menuai polemik. Pada persoalan tersebut, menurutnya, Jokowi semestinya bertindak tegas bukan hanya diam.

“Oleh karena itu, kita bisa menyimpulkan bahwa komitmen Presiden dalam pemberantasan korupsi patut diragukan,” pungkasnya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

Berita Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Top