IPW: Kapolri Baru Bakal Warisi 2 Utang Besar yang Ditinggalkan Idham Azis

pranusa.id January 5, 2021

Tito Karnavian dan Idham Azis. (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)

PRANUSA.ID — Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan bahwa ada dua utang kasus besar yang hingga saat ini belum kunjung dituntaskan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Padahal, Azis sebentar lagi akan pensiun mengingat masa kerjanya hanya tersisa 20 hari lagi. Untuk itu, ia mengingatkan Kapolri baru soal warisan dua utang kasus besar.

“Masa pensiun Jenderal Idham Azis tinggal 20 hari lagi. Sepertinya Kapolri baru akan mewarisi dua utang besar yang ditinggalkan Kapolri Idham Azis, yang tentunya tidak akan mudah untuk diselesaikan Kapolri baru,” kata Neta dalam keterangannya, Selasa (5/1).

Kasus pertama adalah pembantaian satu keluarga di wilayah Sigi, Sulawesi Tenggara yang diduga dilakukan oleh kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Neta menilai penanganan perkara Sigi yang belum tuntas merupakan satu kegagalan Idham Azis mengingat ia telah menjadi jenderal polisi berbintang empat dan pernah menjadi petinggi di Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

“Pelaku diduga adalah MIT pimpinan Ali Kolara yang beranggota hanya 14 orang. Tapi sudah 35 hari pelakunya belum juga tertangkap oleh jajaran kepolisian,” ujarnya.

Untuk itu, Neta meyakini dengan meringkus kelompok teroris tersebut, Idham dapat memberikan hadiah pensiun menjelang bergantinya tongkat kepemimpinan.

Selain itu, kasus besar kedua yang harus segera dituntaskan Kapolda Sulteng itu adalah penembakan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) hingga tewas dalam bentrok di tol Jakarta-Cikampek.

“Kedua kasus ini menjadi warisan Idham Azis untuk Kapolri baru yang bukan mustahil bisa menjadi masalah baru yang rumit, yang membuat kepercayaan publik terhadap Polri makin negatif,” jelas Neta.

Diketahui, masa bakti Idham Azis akan berakhir pada 1 Februari 2021. Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko sendiri mengungkapkan sudah ada nama yang dikantongi Presiden Joko Widodo. Nama calon Kapolri tersebut akan segera dikirim ke DPR dalam waktu dekat.

*(Pss)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Gus Yaqut Tegaskan Pembagian Kuota Haji Tambahan Merupakan Perintah Presiden Jokowi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tim penasihat hukum mantan Menteri Agama Yaqut…
Presiden Prabowo Perintahkan Perampingan BUMN: Minta Anak Cucu Perusahaan Pertamina dan PLN Dipangkas
JAKARTA, PRANUSA.ID — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memerintahkan seluruh…
Kepala BGN Minta Maaf atas Kasus Keracunan MBG di Berbagai Daerah
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, secara…
Ahmad Muzani Sebut Presiden Prabowo Banyak Mendalami Pemikiran Ekonomi Kerakyatan Bung Hatta
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa…
Perketat Aturan Imigrasi, Donald Trump Tandatangani Dua Perintah Eksekutif Batasi Birthright Citizenship
WASHINGTON, PRANUSA.ID — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu…