Islam Disebut Abu Janda sebagai Agama Arogan, Sekjen PBNU: Tak Ngerti Islam!

pranusa.id January 29, 2021

Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini. (indopolitika.com)

PRANUSA.ID — Pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda melalui akun Twitter @permadiaktivis1 menyebut agama Islam sebagai agama yang arogan, Senin (25/1).

“Islam memang agama pendatang dari Arab, agama asli Indonesia itu sunda wiwitan, kaharingan dll,” cuit akun @permadiaktivis1 kepada akun @awemany.

“Memang arogan, mengharamkan tradisi asli, ritual orang dibubarkan, pake kebaya murtad, wayang kulit diharamkan. Kalo tidak mau disebut arogan, jangan injak2 kearifan lokal,” lanjut akun @permadiaktivis1.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU) Helmy Faishal Zaini menyebut Abu Janda tidak mengerti agama Islam.

“Enggak ngerti Islam itu. Harus bedakan agama dengan orang ya,” kata Helmy dalam keterangannya di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (28/1/2021).

Helmy menilai agama terkesan menjadi radikal dan kejam karena adanya oknum-oknum tertentu dalam agama tersebut.

Padahal, ia mengatakan agama Islam sejatinya mengajarkan soal kedamaian. “Kalau ada yang mengajarkan kekerasan itu oknum dari umat beragama,” tuturnya.

Penulis: Pss
Editor: Crn

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Debat dengan BEM UI Soal MBG, Qodari: Makan Bergizi Itu Bagian dari Proses Pendidikan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Diskusi publik bertajuk “Dua Sisi” pada Jumat…
Dosennya Alami Intimidasi Usai Kritik Mutasi Pegawai PU, FH UGM Berikan Perlindungan Penuh
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM)…
Tekan Biaya Kampanye, KPK Usul Peralihan ke Media Digital dan Pembatasan Alat Peraga
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tingginya biaya kampanye dinilai sebagai akar masalah…
Frank Hutapea Kritik Keras Sang Ayah: Hotman Paris Hanya Jadikan Rakyat Miskin Senjata Marketing
JAKARTA, PRANUSA.ID — Keputusan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjadi…
Kejar Target Akses Listrik, Pemerintah Alokasikan Rp10,3 Triliun untuk Program Listrik Desa 2026
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pemerintah terus mempercepat pemerataan akses energi di…