Jubir Presiden Kosong, Ketiga Sosok Ini Disebut Cocok Gantikan Fadjroel

pranusa.id October 28, 2021

Juru Bicara Presiden Fadjroel yang kini menjadi Duta Besar. (Kredit Foto: Antara/Wahyu Putro A)

PRANUSA.ID — Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI) Saiful Anam menilai ada tiga sosok yang cocok mengisi posisi Jurubicara (Jubir) Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketiga sosok tersebut adalah pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komaruddin, pengamat politik dari UIN Jakarta Adi Prayitno, dan pakar hukum tata negara Refly Harun.

“Ketiganya saya kira sangat mumpuni dalam mengemban amanah sebagai pengganti Fadjroel yang kini dipercaya sebagai Dubes (Duta Besar),” kata Saiful Anam dalam keterangannya, Kamis (28/10/2021).

Saiful mengatakan Jubir Presiden sendiri merupakan perpanjangan tangan presiden. Untuk itu, orang-orang yang mengisi posisi jubir harus sejalan dengan apa yang dikehendaki oleh presiden.

“Untuk itu, harus mampu mewakili kerja dan keinginan presiden untuk disampaikan kepada publik. Jangan sampai jubir melebih-lebihkan atau bahkan mengurangi capaian yang sudah dilakukan oleh presiden,” jelas Saiful.

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
UEFA Ancam Lengserkan Gianni Infantino dari Presiden FIFA Lewat Mosi Tidak Percaya
JAKARTA, PRANUSA.ID — Presiden FIFA, Gianni Infantino, kini menghadapi tekanan…
Survei LKPI: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kinerja Presiden Prabowo pada Semester I 2026 Tembus 79,3 Persen
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo…
Di Tengah Ketidakpastian Global, Pembiayaan Baru Adira Finance Tumbuh 18 Persen pada Semester I 2026
JAKARTA, PRANUSA.ID — Di tengah tingginya ketidakpastian perekonomian global akibat…
Malam yang Menyatukan Budaya, Seni, dan Persaudaraan di De Britto
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID– Di bawah cahaya lampu yang hangat dan iringan…
Menkeu Purbaya Siapkan Tambahan Anggaran Daerah, Pengumuman Resmi Menunggu Restu Kepala Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pemerintah pusat telah selesai menghitung kebutuhan tambahan…