Ketua GP Ansor Singgung Pemerintah Soal Kerumunan Acara HRS: Apa Istimewanya Dia?

pranusa.id November 16, 2020

Ilustrasi FPI. (Istimewa)

PRANUSA.ID- Sikap pemerintah yang dinilai tidak mengambil langkah tegas kepada Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS) terkait protokol kesehatan dipertanyakan oleh Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) sekaligus Panglima Banser, Yaqut Cholil Qoumas. 

Ia melihat HRS seolah – olah bebas melakukan kegiatan dengan mengundang banyak kerumunan.

Sementara dalam aturan WHO, seseorang yang baru saja tiba dari luar negeri harus melakukan karantina mandiri selama dua minggu.

Karantina sendiri memang wajib dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran virus COVID-19

Gus Yaqut juga mempertanyakan sikap pemerintah yang diam saat Habib Rizieq menggelar acara berkerumun di kediamnnya, pada Sabtu malam (14/11).

“Itu juga jadi pertanyaan saya. Apa istimewanya dia (HRS) sehingga terbebas dari protokol covid? Pemerintah ini harus tegas dong,” tegas Gus Yaqut, Minggu (15/11).

Ia pun lantas memberi saran kepada pemerintah agar sekalian mencabut aturan PSBB jika masih membiarkan Habib Rizieq Shihab berkegiatan.

“Sekalian saja dicabut PSBB-nya,” tegasnya. 

 

(Kris/Pranusa)

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…