Ketua PPNI Sebut Banyak Perawat Dapat Tindak Kekerasan dari Pasien Covid-19

pranusa.id March 22, 2021

Ilustrasi virus corona: jawapos.com

PRANUSA.ID — Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dr Hanif Fadhillah menyebut adanya salah persepsi antara petugas dan pasien Covid-19 membuat banyak petugas seringkali menjadi sasaran tindak kekerasan dari sang pasien.

Tindak kekerasan itu terjadi di beberapa daerah, termasuk Samarinda, Cianjur, dan Semarang. Meski begitu, Hanif tidak merinci berapa jumlah perawat yang dianiaya itu.

“Ada beberapa kejadian seperti di Samarinda, Ambon, Cianjur dan di Semarang banyak,” kata Hanif dalam siaran YouTube BNPB sebagaimana dikutip JPNN, Senin (22/3).

Hanif menilai selama ini perawat sudah mencoba berdialog dan memberikan informasi ke pasien Covid-19.

Namun, adanya rasa cemas dan panik dari keluarga pasien Covid-19 yang melihat belum lengkapnya ketersediaan fasilitas membuat mereka memukul perawat.

“Terkadang makna gawat darurat itu tidak sama dengan makna gawat darurat medis. Seperti di Cianjur, belum ketemu belum apa-apa dipukul (perawatnya),” ungkapnya.

Laporan: Kris
Editor: Cornelia

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…