Komitmen Qoala untuk Permudah Akses Produk Asuransi di Masa Pandemi

pranusa.id July 5, 2021

Co-founder sekaligus Chief Operating Officer (COO) Qoala, Tommy Martin

PRANUSA.ID– Perkembangan teknologi finansial yang masif selama lima tahun terakhir ikut membuat banyak sektor berkembang lebih cepat, termasuk sektor asuransi. Banyak perusahaan asuransi yang kini berkolaborasi dengan startup insurtech untuk menghadirkan asuransi digital.

Hal ini diungkapkan oleh Tommy Martin selaku Co-founder sekaligus Chief Operating Officer (COO) Qoala dalam webinar bertajuk Indonesia Digital Insurance 2021 and Beyond: Exploring New Horizon Through Innovation, yang diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Selasa (29/6). Diskusi virtual ini dibuka oleh Kepala Eksekutif Grup Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Triyono Gani.

“Masyarakat kini semakin akrab dengan segala sesuatu yang serba digital, ranah yang belum dieksplorasi secara maksimal oleh perusahaan asuransi. Atas dasar itu, insurtech hadir untuk mendorong potensi pasar bisnis asuransi lewat ekosistem digital,” kata Tommy sebagai perwakilan dari startup insurtech yang diundang untuk memberikan pemaparan dalam acara ini.

Menurut Tommy, ekosistem digital menghadirkan akses yang luas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi. Ekosistem digital yang dibangun oleh startup insurtech, sambung dia, memungkinkan terciptanya produk asuransi dengan premi terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini, misalnya asuransi COVID-19 dan asuransi perlindungan smartphone.

“Inovasi insurtech menjadi jawaban dari tantangan digitalisasi industri asuransi. Keberadaan insurtech utamanya untuk menyediakan kemudahan akses melalui teknologi dan engagement yang lebih tinggi. Sinergi antara insurtech dan perusahaan asuransi menghadirkan pengalaman berasuransi yang lebih baik, lebih mudah dan lebih cepat,” ujar Tommy.

Tommy menambahkan, kinerja positif Qoala juga tak lepas dari dukungan investor yang memberikan kepercayaan penuh. Investor tersebut yakni KB Investment, Sequoia, MDI Ventures, Mirae Asset Global Investment, Centauri Fund, Central Capital Ventura, Mass Mutual, Seed Plus, Genesia Ventures, Surge dan Flourish.

“Qoala membuka kesempatan untuk berkolaborasi dengan pelaku industri asuransi. Saat ini, Qoala telah bekerja sama dengan lebih dari 30 perusahaan asuransi untuk mengembangkan ragam produk asuransi. Qoala telah menerbitkan jutaan polis asuransi setiap bulannya,” kata Tommy.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…