Kritik Kesejahteraan Pascakemerdekaan, Festival Bantal Galang Donasi Alat Tidur bagi Buruh Gendong Beringharjo

pranusa.id August 18, 2026

SLEMAN, PRANUSA.ID — Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kolektif masyarakat menggelar Festival Bantal 2026 sebagai aksi solidaritas “Rakyat Bantu Rakyat” di Akademi Bahagia Ea, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, Senin (17/8/2026).

Acara yang berlangsung mulai pukul 14.30 hingga 21.00 WIB ini diusung berdasarkan kesadaran kolektif bahwa kenyamanan serta istirahat yang layak merupakan hak dasar setiap warga negara, bukan hak istimewa bagi segelintir kelompok.

Festival ini turut menjadi simbol kritik sosial terhadap pemaknaan kemerdekaan dan kesejahteraan rakyat yang dinilai masih memprihatinkan di lapangan.

Uniknya, setiap pengunjung yang hadir diwajibkan membawa dan menukarkan bantal, selimut, atau tikar sebagai syarat tiket masuk lokasi acara.

Seluruh hasil donasi bantal, selimut, dan alas tidur yang terkumpul dalam festival tersebut selanjutnya akan disalurkan langsung kepada para buruh gendong di Pasar Beringharjo.

“Festival Bantal mengingatkan kepada kita bahwa kenyamanan adalah hak setiap kita sebagai warga negara, kenyamanan bukanlah hak istimewa yang hanya segelintir orang yang dapat merasakannya melainkan menjadi pengingat bahwa urip kui urub,” ujar panitia penyelenggara dalam narasi gerakannya.

Rangkaian agenda diisi dengan berbagai kegiatan seni dan budaya, mulai dari Biro Puisi yang dibuka sejak awal acara, lapak merchandise, Ruang Bebas Uang, sablon on the spot oleh kolektif Graphic Victims, hingga lapak baca zine dari Perpustakaan Jalanan DIY.

Pengunjung juga disuguhkan penampilan pertunjukan repertoar oleh Buktu dari pukul 16.00 hingga 19.00 WIB yang membawakan narasi perjalanan hidup harian serta kilas balik gerakan sosial mereka selama sepuluh tahun berdiri.

Acara kemudian ditutup dengan penampilan Akustik Folk Session pada pukul 19.00 hingga 21.00 WIB yang membawakan lagu-lagu bertema solidaritas dan kepedulian sesama.

Melalui gelaran ini, Festival Bantal diharapkan dapat memberikan dampak nyata secara sosial dan kultural sekaligus menegaskan pentingnya rasa empati serta semangat gotong royong antarwarga.

Laporan: Koleta Stefani Sarinastiti | Editor: Michael

f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Pesan Natalius Pigai untuk Warga Papua: Boleh Tuntut Kesejahteraan, Asal Tidak Minta Merdeka
NABIRE, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Dinas Sosial Kota Yogyakarta Gelar Ziarah Edukatif Pekan “Jejak Patriot” bagi Pelajar
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Dinas Sosial Kota Yogyakarta menggelar kegiatan ziarah…
Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda Ende Salurkan 725 Paket Bansos Presiden untuk Korban Gempa
ENDE, PRANUSA.ID — Sebagai wujud kepedulian negara di tengah masyarakat…
81 Tahun Indonesia: Merdeka Sejati atau sekadar “Merdeka-Merdekaan”?
KOLOM— Pada 17 Agustus 2026, masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan…
Peduli Korban Gempa Ende, DPD Gerindra NTT Salurkan Ratusan Paket Beras dan Mie Instan
ENDE, PRANUSA.ID — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Nusa…