KSAL Konfirmasi 23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor Saat Latihan di Bandung Barat

pranusa.id January 29, 2026

FOTO: Puluhan marinir menjadi korban longsor di Cisarua, Bandung Barat. (Dok. jurnalmiliter)

JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali, membenarkan kabar duka mengenai 23 prajurit Marinir yang menjadi korban tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Peristiwa nahas yang menimpa personel dari Batalyon Infanteri 9 Marinir (Yonif 9) Lampung tersebut terjadi pada Sabtu (24/1/2026).

“Saya menyampaikan terkait dengan kejadian bencana alam yang terjadi di Jawa Barat, di Desa Soreang, Bandung, memang terdapat 23 anggota marinir yang tertimbun longsor,” kata Laksamana Ali saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Hingga saat ini, tim pencari baru berhasil mengevakuasi empat orang prajurit, namun seluruhnya ditemukan dalam kondisi gugur.

Sementara itu, nasib 19 personel lainnya masih belum diketahui dan proses pencarian terus dilakukan secara intensif.

“Saat ini sudah ditemukan baru empat personel dalam kondisi meninggal dunia dan lain belum ditemukan, masih diadakan upaya pencarian terus,” ujarnya.

Ali menjelaskan bahwa keberadaan para prajurit di lokasi bencana adalah dalam rangka menjalani latihan pratugas sebelum diberangkatkan ke perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini (RI–PNG).

“Karena mereka sedang melaksanakan latihan pratugas untuk dikirim ke melaksanakan pengamanan perbatasan RI-PNG. Memang dilaksanakan latihan di sana,” tutur Ali.

Kendati demikian, operasi penyelamatan menghadapi kendala berat akibat cuaca yang tidak bersahabat serta akses jalan sempit yang menghambat pergerakan alat berat.

“Alat berat memang belum bisa masuk, karena kondisi cuaca dan jalan yang kecil,” jelasnya.

Sebagai upaya maksimal, tim gabungan kini mengandalkan teknologi canggih dan unit K-9 untuk melacak keberadaan korban yang masih tertimbun.

“Tapi ini akan kita laksanakan pencarian dengan teknologi dengan drone dan thermal dan anjing pelacak,” tandas Ali.

Laporan: Judirho | Editor: Kristoforus

f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Pesan Natalius Pigai untuk Warga Papua: Boleh Tuntut Kesejahteraan, Asal Tidak Minta Merdeka
NABIRE, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Kritik Kesejahteraan Pascakemerdekaan, Festival Bantal Galang Donasi Alat Tidur bagi Buruh Gendong Beringharjo
SLEMAN, PRANUSA.ID — Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik…
Dinas Sosial Kota Yogyakarta Gelar Ziarah Edukatif Pekan “Jejak Patriot” bagi Pelajar
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Dinas Sosial Kota Yogyakarta menggelar kegiatan ziarah…
Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda Ende Salurkan 725 Paket Bansos Presiden untuk Korban Gempa
ENDE, PRANUSA.ID — Sebagai wujud kepedulian negara di tengah masyarakat…
81 Tahun Indonesia: Merdeka Sejati atau sekadar “Merdeka-Merdekaan”?
KOLOM— Pada 17 Agustus 2026, masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan…