Menag Yaqut: Tidak Boleh Ada Diskriminasi Layanan di Kementerian Agama

pranusa.id March 8, 2021

Menteri Agama. Foto: Humas Kemenag

PRANUSA.ID– Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan tidak boleh ada diskriminasi dalam pelayanan keagamaan di Kementerian yang ia pimpin. 

Hal ini ia ungkapkan saat meresmikan Gedung Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Bekasi, di Bekasi, Jawa Barat.

“Tidak boleh ada diskriminasi layanan keagamaan di Kementerian Agama,” kata Menag , Senin (8/3/2021), dikutip Pranusa dari laman kemenag.

“Saya minta kepada jajaran Kemenag Kota Bekasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh umat beragama di Kota Bekasi. Di kantor ini tidak boleh ada diskriminasi pelayanan,” ungkapnya.

Membangun keadilan dalam pelayanan keagamaan, menurut Menag menjadi komitmen yang dibangun olehnya sejak menduduki posisi nomor satu di Kemenag. Hal ini menurut Menag harus menjadi perhatian seluruh jajaran Kemenag.

“Saya tidak mau dengar bahwa Kementerian Agama adalah Kementerian Agama Islam saja. Ini adalah kementerian semua agama, dan ini harus dipahami oleh seluruh jajaran Kemenag, termasuk Kankemenag Kota Bekasi,” sambungnya.

Gedung Kankemenag Kota Bekasi dibangun di atas lahan seluas 2.200 meter persegi ini berada di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pembangunan gedung yang terdiri dari lima lantai ini menelan biaya sekitar 34 miliar rupiah, yang seluruhnya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Bekasi.

“Saya tidak bisa berkata-kata. Ini luar biasa, dan membuktikan kepedulian Pemerintah Kota Bekasi terhadap pembangunan keagamaan,” kata Menag Yaqut.

Hadir dalam peresmian Walikota Bekasi H. Rahmat Efendi, Ketua DPRD Kota Bekasi, Kakanwil Kementerian Agama Jawa Barat Adib, Kepala Kankemenag Kota Bekasi Sobirin, dan perwakilan ormas keagamaan di Kota Bekasi. Peresmian Gedung Kankemenag Kota ini merupakan rangkaian perdana HUT Kota Bekasi ke-24.

 

Laporan: Bagas R

Editor    : Jessica C. Ivanny

f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Pesan Natalius Pigai untuk Warga Papua: Boleh Tuntut Kesejahteraan, Asal Tidak Minta Merdeka
NABIRE, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Kritik Kesejahteraan Pascakemerdekaan, Festival Bantal Galang Donasi Alat Tidur bagi Buruh Gendong Beringharjo
SLEMAN, PRANUSA.ID — Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik…
Dinas Sosial Kota Yogyakarta Gelar Ziarah Edukatif Pekan “Jejak Patriot” bagi Pelajar
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Dinas Sosial Kota Yogyakarta menggelar kegiatan ziarah…
Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda Ende Salurkan 725 Paket Bansos Presiden untuk Korban Gempa
ENDE, PRANUSA.ID — Sebagai wujud kepedulian negara di tengah masyarakat…
81 Tahun Indonesia: Merdeka Sejati atau sekadar “Merdeka-Merdekaan”?
KOLOM— Pada 17 Agustus 2026, masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan…