Mengaku Hormati Putusan MK, Jokowi: UU Cipta Kerja Masih Tetap Berlaku

pranusa.id November 29, 2021

FOTO: Presiden Joko Widodo (Dok. Kompas.com)

PRANUSA.ID — Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan pihaknya menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Ciptaker).

Jokowi mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk segera menindaklanjuti putusan MK terkait UU Ciptaker tersebut.

“Saya telah memerintahkan kepada para menko dan para menteri terkait untuk segera menindaklanjuti putusan MK itu secepat-cepatnya,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/11/2021).

Untuk diketahui, MK memutuskan bahwa UU Ciptaker inkonstitusional bersyarat.

“Menyatakan pembentukan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat secara bersyarat, sepanjang tidak dimaknai tidak dilakukan perbaikan dalam waktu dua tahun sejak putusan ini diucapkan,” kata Ketua MK Anwar Usman saat membacakan putusannya dalam sidang uji formil UU Cipta Kerja, Kamis (25/11/2021).

Dengan demikian, pembentuk undang-undang diberi waktu paling lama dua tahun untuk melakukan revisi atas UU tersebut.

Apabila dalam jangka waktu dua tahun setelah putusan dibacakan tidak dilakukan perbaikan oleh pemerintah dan DPR, UU Ciptaker secara otomatis akan dinyatakan inkostitusional bersyarat secara permanen.

Sementara, seluruh materi dan substansi dalam UU Ciptaker yang ada saat ini dipastikan masih tetap berlaku.

“Seluruh peraturan pelaksanaan UU Cipta Kerja yang ada saat ini masih tetap berlaku,” ujar Jokowi.

Jokowi menjamin pemerintah akan senantiasa memberikan kepastian hukum dan mendukung kemudahan berusaha dan berinvestasi di Indonesia.

“Sekali lagi, saya pastikan pemerintah menjamin keamanan dan kepastian investasi di Indonesia,” ungkapnya.

Ia juga meminta agar pelaku usaha dan investor dari dalam maupun luar negeri tidak perlu khawatir. Pasalnya, ia memastikan bahwa investasi yang telah, sedang, dan akan berproses tetap aman.

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Gus Yaqut Tegaskan Pembagian Kuota Haji Tambahan Merupakan Perintah Presiden Jokowi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tim penasihat hukum mantan Menteri Agama Yaqut…
Presiden Prabowo Perintahkan Perampingan BUMN: Minta Anak Cucu Perusahaan Pertamina dan PLN Dipangkas
JAKARTA, PRANUSA.ID — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memerintahkan seluruh…
Kepala BGN Minta Maaf atas Kasus Keracunan MBG di Berbagai Daerah
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, secara…
Ahmad Muzani Sebut Presiden Prabowo Banyak Mendalami Pemikiran Ekonomi Kerakyatan Bung Hatta
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa…
Perketat Aturan Imigrasi, Donald Trump Tandatangani Dua Perintah Eksekutif Batasi Birthright Citizenship
WASHINGTON, PRANUSA.ID — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu…