Mengapa PAN Bergabung dalam Partai Koalisi Pendukung Jokowi?

pranusa.id August 26, 2021

Presiden Jokowi menerima kunjungan Ketum PAN Zulkifli Hasan, Senin (14/10/2019), di Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: Farid/suarasurabaya.net)

PRANUSA.ID — Partai Amanat Nasional (PAN) resmi bergabung dalam koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Direktur Eksekutif Indostrategic Ahmad Khoirul Umam menilai koalisi pemerintah yang telah menguasai sekitar 70 persen basis suara di parlemen sebetulnya tidak memiliki urgensi memasukkan PAN.

Akan tetapi, Umam meyakini ada kepentingan lain yang membuat koalisi pemerintah harus memasukkan PAN.

Selain fakta bahwa koalisi pemerintahan Jokowi di parlemen akan semakin kuat, Umam merasa hal itu juga berkaitan erat dengan wacana amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Sepertinya pemerintah memiliki kepentingan besar lainnya, sehingga menjadi penting untuk menambah kekuatan politiknya,” kata Umam sebagaimana dikutip Pranusa.ID dari detik.com, Kamis (26/8).

“Baik terkait dengan kepentingan makro politik, seperti wacana amandemen UUD; atau kepentingan mikro-politik seperti menghancurkan sel-sel politik Amien Rais yang secara politik tidak produktif untuk pemerintah,” jelasnya.

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Hari Pertama MPLS, SMAN 1 Rasau Jaya Beri Edukasi Digital untuk Siswa Baru
RASAU JAYA, PRANUSA.ID — Hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan…
Puan Maharani Ungkap DPR Diserang Hoaks: Kutipan Palsu hingga Narasi Penolakan RUU Perampasan Aset
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ketua DPR RI, Puan Maharani, secara terbuka…
Selebrasi Juara atau Panggung Politik? Kehadiran Trump di Final Piala Dunia Tuai Perdebatan
AMERIKA SERIKAT, PRANUSA.ID — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menjadi…
Tuai Kecaman, Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka kepada Insan Pers
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea akhirnya menyampaikan…
Eks Jampidsus Febrie Belum Ditahan, Pakar: Ciptakan Kesan Tebang Pilih
JAKARTA, PRANUSA.ID — Keputusan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang belum melakukan…