Menko Pangan Tegaskan Sekolah Berhak Tolak Pasokan MBG yang Tak Sesuai Standar

pranusa.id April 25, 2026

FOTO: Mobil MBG

PROBOLINGGO, PRANUSA.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pihak sekolah memiliki kewenangan mutlak untuk mengajukan komplain hingga menolak pasokan makanan program Makan Bergizi Gratis jika ditemukan ketidaksesuaian standar kualitas saat melakukan kunjungan kerja di sejumlah institusi pendidikan di Kota Probolinggo pada Jumat (18/4/2026).

“Kalau makanan yang dikirim tidak sesuai standar, kepala sekolah bisa komplain, sekali, dua kali, tiga kali, bisa ditutup SPPG-nya,” ujar Zulkifli.

Ia mengingatkan para penyedia layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi agar disiplin menjaga mutu dan keamanan pangan, sekaligus mengimbau pihak sekolah untuk mengevaluasi setiap temuan masalah secara internal terlebih dahulu ketimbang langsung memviralkannya ke media sosial.

“Langkah yang tepat adalah disampaikan langsung ke SPPG agar segera diperbaiki, bukan langsung disebarkan,” katanya.

Pemantauan langsung yang juga mencakup pengecekan ketersediaan pupuk, harga gabah, dan kondisi irigasi tersebut diakui sebagai bentuk pelaksanaan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto agar menteri terkait aktif turun ke lapangan.

“Saya diarahkan Presiden, satu minggu tiga hari keliling daerah, kemarin dari Semarang, hari ini Probolinggo dan Pasuruan, besok ke Palembang dan Balikpapan,” ujarnya.

Sejalan dengan arahan pemerintah pusat tersebut, Wali Kota Probolinggo Aminuddin memastikan bahwa jajaran pemerintah daerah turut menerapkan pengawasan ketat dengan membekali setiap sekolah berupa standar operasional prosedur terkait penanganan makanan.

“Setiap sekolah sudah memiliki SOP, kalau ada indikasi makanan tidak layak, bisa langsung ditolak,” kata Aminuddin.

Melalui sinergi pengawasan ketat yang juga mencakup pemantauan pengelolaan limbah dapur organik penyedia makanan agar tidak mencemari lingkungan tersebut, program pemenuhan gizi ini diharapkan mampu berjalan optimal bagi seluruh siswa.

Laporan: Hendri | Editor: Michael

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Pelatihan Menulis Pekan ke-2: Mahasiswa Lintas Prodi UNTAN Dalami Manfaat Sejarah dan Teknik Menulis Isu Global
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Rangkaian kegiatan Pelatihan Penulisan Artikel Sejarah Populer…
Hitung Kerugian Negara, KPK Periksa 6 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Dinas PUPR Mempawah
JAKARTA, PRANUSA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memeriksa enam orang…
Wagub Kalbar Sebut Kerusakan Hutan Jadi Biang Kerok Cuaca Panas di Pontianak
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menyebutkan…
Respons Usulan KPK, Ganjar Sebut Tokoh Non-Partai Tetap Perlu Ikut Kaderisasi Capres
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menilai…
Tersangka Siman Bahar Meninggal di China, KPK Resmi Terbitkan SP3 Kasus Loco Montrado
JAKARTA, PRANUSA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi secara resmi menerbitkan Surat…