Minta Ganjar Fokus Percepat Vaksinasi, PKS: Kalau Perlu ke DKI Bertemu Presiden

pranusa.id August 7, 2021

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Tengah Riyono. (Dok. DPW PKS Jateng/Antara)

PRANUSA.ID — Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Riyono meminta Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk fokus mencegah meningkatnya kasus kematian akibat Covid-19 dengan mempercepat vaksinasi di Jateng.

Pernyataan itu disampaikannya menanggapi data kasus kematian akibat Covid-19 di Jateng per Jumat (6/8/2021) yang secara kumulatif berada di urutan kedua nasional dengan total 21.853 kasus setelah Jawa Timur atau sebanyak 440 kematian per hari.

“Pak Ganjar tolong fokus ke pencegahan kematian, sementara gak usah keliling lihat vaksinasi. Perkara itu cukup ditangani oleh para nakes (tenaga kesehatan),” kata Riyanto sebagaimana dikutip Pranusa.ID dari suaramerdeka.com, Sabtu (7/8/2021).

Riyono menilai penanganan Covid-19 masih stagnan di Jateng sehingga mendapatkan perhatian dari Badan Kesehatan Dunia. Padahal, kasus Covid-19 di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jakarta sudah mulai melandai.

Menurutnya, penanganan Covid-19 yang stagnan tersebut terlihat dari tingginya kasus Covid-19 di kabupaten dan kota. Setidaknya, ada sekitar 20 kabupaten/kota yang memberlakukan PPKM Level 4.

“Bahkan serapan anggaran penanganan corona dikatakan oleh pusat sangat rendah, sampai Ketua DPRD Jateng menyatakan laporan penanganan corona dari sisi anggaran dan administrasi buruk,” ujarnya.

“Harusnya Pak Ganjar fokus saja ke sektor Kesehatan sampai kasusnya semakin cepat menurun,” lanjut Riyono.

Selain itu, Riyono mengatakan Ganjar bisa melibatkan seluruh anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten dalam upaya menjangkau rakyat untuk menjalani vaksinasi Covid-19.

Ia bersama pihaknya juga mengusulkan agar Ganjar memastikan alokasi vaksin yang “spesial” dari pemerintah pusat kepada Jateng dalam upaya percepatan vaksinasi.

“PKS menyarankan agar Pak Ganjar fokus pencegahan kematian dengan mempercepat vaksinasi. Kalau perlu ke Jakarta bertemu Presiden untuk mendapatkan alokasi lebih banyak dosis vaksin” pungkasnya.

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…